Pemprov Banten Larang Balapan Liar Demi Keamanan Ibadah Ramadan
- 18 Feb 2026 19:12 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pemerintah Provinsi Banten mengeluarkan larangan keras terhadap aksi balapan liar yang kerap marak dilakukan remaja selama bulan Ramadan. Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menginstruksikan aparat keamanan untuk menindak tegas aktivitas yang membahayakan nyawa dan ketertiban umum tersebut.
Selain berbahaya untuk keselamatan pengguna jalan Ia menilai a ksi balap liar sebagai bentuk gangguan nyata terhadap kenyamanan masyarakat yang ingin fokus beribadah. Larangan ini bertujuan menciptakan suasana lingkungan yang kondusif, tenang, dan jauh dari kebisingan kendaraan bermotor.
"Nanti kita instruksikan juga jangan ada balapan liar. Jangan sampai bulan Ramadan diganggu oleh provokasi, oleh hal-hal yang negatif," ujar Dimyati, Rabu 18 Februari 2026.
Ia mengatakan Pemprov akan mengoptimalkan patroli keamanan di lokasi-lokasi yang teridentifikasi sering dijadikan arena balap liar. Pengawasan tidak hanya dilakukan pada sore hari, namun juga pada waktu setelah sahur dan menjelang subuh.
Dimyati pun mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindakan melanggar hukum. Sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dianggapnya menjadi kunci utama dalam meredam fenomena tahunan ini.
"Jangan terdengar oleh saya, oleh kami, keributan, kecekokan, atau pertikaian. Karena bulan Ramadhan ini isi dengan kehidmatan itu," ucapnya.
Ketentraman wilayah Banten menjadi prioritas utama Pemprov agar esensi bulan suci sebagai waktu untuk meningkatkan spiritualitas tidak tercederai. Tindakan preventif akan lebih dikedepankan sebelum dilakukan penegakan hukum bagi pelanggar yang membandel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....