Lima Bekal Sambut Ramadan Penuh Makna
- 16 Feb 2026 09:16 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Ramadan disebut sebagai momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri. Pemahaman tersebut disampaikan Anggota Departemen Dakwah PW Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banten, Asep Salahuddin Ali, dalam dialog program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten, Senin, 16 Februari 2026.
Menurutnya, bulan suci bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan emas membangun kualitas spiritual. “Ramadan ini momentum untuk memperbaiki diri kita. Ramadan itu indah,” ujarnya.
Ia menekankan lima bekal utama yang harus dipersiapkan menyambut Ramadan, yakni iman, amal, ilmu, harta, dan hati. Bekal pertama adalah iman, karena puasa diperintahkan kepada orang beriman. Ia mengutip firman Allah, “Ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikum siam… la’allakum tattaqun.” Tujuan utama puasa, lanjutnya, adalah mencapai ketakwaan.
Bekal kedua adalah amal. “Amal yang fardu kita perbaiki. Amal yang sunah kita tambah,” katanya. Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah, “Man soma Ramadhan imanan wahtisaban ghufira lahu ma taqaddama min dzanbih.” Artinya, siapa yang berpuasa dengan iman dan penuh pengharapan, akan diampuni dosanya.
Baca juga:
Ketiga adalah ilmu. Ia menegaskan, “Amal yang dilakukan tanpa ilmu maka amal itu tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.” Karena itu, umat Islam perlu memahami tata cara puasa dengan benar, termasuk niat, sahur, berbuka, hingga memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an.
Keempat, harta. Ramadan menjadi momentum berbagi kepada sesama. “Momentum Ramadan pun ini momentum untuk berbagi,” ujarnya.
Terakhir adalah hati. “Kita mau menghadapi bulan yang suci maka perlu niat yang suci. Niat yang suci adanya di dalam hati."
Ia berharap umat Islam memanfaatkan Ramadan dengan kesungguhan agar mendapatkan rida Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....