Pengamat: Format Baru Piala Dunia 2026 Perluas Peluang Tim
- 23 Apr 2026 14:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Ajang Piala Dunia 2026 menghadirkan perubahan besar melalui format baru yang menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim. Kebijakan ini dinilai membuka peluang lebih luas bagi negara-negara dari berbagai benua untuk tampil di panggung sepak bola dunia.
Pengamat sepak bola, Vius Muhidin mengatakan, penambahan jumlah peserta menjadi langkah positif untuk pemerataan kualitas sepak bola global. “Penambahan ini memberikan kesempatan lebih banyak bagi negara-negara untuk berpartisipasi di Piala Dunia,” ujarnya dalam program Pesta Bola Dunia bersama RRI PRO 1 Banten, Kamis, 23 April 2026.
Menurutnya, perubahan format juga berdampak pada sistem pertandingan yang lebih panjang. Dari fase grup hingga babak gugur, tim harus menjalani lebih banyak laga dibanding edisi sebelumnya. Hal ini dinilai akan menguji kesiapan fisik dan strategi tim secara menyeluruh.
“Dengan jadwal yang lebih padat, stamina pemain akan lebih terkuras. Tapi saya yakin pelatih sudah menyesuaikan strategi menghadapi format baru ini,” katanya.
Selain itu, kehadiran tiga tuan rumah yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko turut menambah dinamika kompetisi. Faktor cuaca dan perjalanan antarnegara menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Ia menyebut Jepang sebagai salah satu tim Asia paling siap menghadapi turnamen tersebut dan bisa dikatakan sebagai tim kuda hitam. “Jepang punya banyak pemain yang bermain di Eropa dan itu membuat mereka lebih berpengalaman,” ujarnya.
Selain Jepang, Uzbekistan juga disebut sebagai tim kuda hitam yang patut diwaspadai. Performa mereka dalam kualifikasi menunjukkan peningkatan yang signifikan. “Uzbekistan punya target besar, bahkan bisa menembus delapan besar,” ucapnya.
Meski demikian, ia optimistis format baru ini akan membuat pertandingan lebih kompetitif. “Sepak bola sekarang sudah lebih merata, jadi setiap tim punya peluang,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....