Tekanan Ban yang Tepat, Kunci Keselamatan dan Efisiensi
- 17 Jul 2025 19:23 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Menjaga tekanan udara pada ban kendaraan sesuai rekomendasi pabrikan merupakan salah satu aspek penting dalam keselamatan dan efisiensi berkendara. Tekanan ban yang tidak sesuai—baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah—dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari kenyamanan berkendara yang terganggu hingga risiko kecelakaan lalu lintas.
Ban dengan tekanan terlalu rendah dapat meningkatkan gesekan dengan permukaan jalan, yang mengakibatkan ban cepat aus dan konsumsi bahan bakar lebih boros. Sementara itu, tekanan yang terlalu tinggi membuat ban menjadi keras, mengurangi daya cengkeram, serta meningkatkan risiko pecah ban terutama saat berkendara dalam kecepatan tinggi.
Menurut seorang teknisi ban di salah satu bengkel mobil di Serang, Engki, pengendara sering kali mengabaikan pentingnya mengecek tekanan ban secara rutin. “Idealnya, tekanan ban dicek setidaknya seminggu sekali, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh. Tekanan yang ideal biasanya tercantum di buku manual kendaraan atau pada stiker di bagian pintu mobil,” ucapnya kepada RRI, Minggu (27/7/2025).
Engki menambahkan, setiap jenis kendaraan memiliki standar tekanan ban yang berbeda, tergantung pada bobot kendaraan, jenis ban, serta kondisi jalan yang sering dilalui. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk mengetahui spesifikasi teknis dari ban yang digunakan.
Selain itu, suhu udara juga dapat memengaruhi tekanan ban. Pada musim panas, tekanan bisa naik karena pemuaian udara, sementara di musim hujan atau dingin bisa menurun. “Karena itu, penting untuk menyesuaikan tekanan sesuai kondisi cuaca agar performa kendaraan tetap optimal,” ucap Engki.
Menjaga tekanan ban yang tepat tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, tetapi juga memperpanjang usia pakai ban dan menghemat biaya operasional kendaraan dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....