Huntap Korban Banjir Lebak Gedong Segera Dibangun

  • 17 Jul 2026 06:02 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak terus mempercepat upaya pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Lebak Gedong yang terjadi pada tahun 2020. Komitmen tersebut ditegaskan melalui audiensi yang dilakukan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia.

Audiensi berlangsung di Learning Center BTN Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan huntap sekaligus mengevaluasi progres yang telah dicapai hingga saat ini.

Pada pertemuan tersebut, Wakil Bupati Lebak menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan perhatian penuh terhadap pemenuhan hak-hak masyarakat korban bencana. Masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang harus segera mendapatkan hunian yang layak, aman, dan permanen.

Selain memaparkan perkembangan di lapangan, Amir Hamzah juga menyampaikan sejumlah kendala teknis yang masih dihadapi, terutama terkait status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan. Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari Pemerintah Pusat agar proses pembangunan tidak kembali mengalami hambatan.

"Kedatangan kami ke sini ingin mengetahui secara langsung bagaimana progres pembangunan huntap Lebak Gedong, apa saja yang perlu kami lengkapi dan perbaiki, serta memastikan bahwa program ini berjalan tepat waktu sesuai agenda perencanaan," ujar Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin masyarakat korban banjir segera menempati rumah baru yang lebih layak dan memberikan rasa aman. "Kami ingin segera warga kami mendapatkan rumah yang layak. Itu menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dan akan terus kami kawal sampai tuntas," kata Amir Hamzah.

Dalam kesempatan itu, Amir Hamzah juga mengingatkan agar seluruh proses pelaksanaan program berjalan secara transparan dan akuntabel. Ia menegaskan tidak boleh ada pihak mana pun yang memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pribadi.

"Saya tegaskan, tidak boleh ada pihak-pihak yang mengatasnamakan lembaga sosial masyarakat atau organisasi apa pun untuk mengambil keuntungan pribadi dari program ini. Seluruh bantuan harus diterima secara utuh oleh masyarakat yang berhak," ucap Amir Hamzah.

Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pembangunan hingga proses penyerahan rumah kepada masyarakat penerima manfaat. Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lebak dan Kementerian PKP, pembangunan hunian tetap bagi korban banjir bandang Lebak Gedong diharapkan dapat segera terealisasi sehingga masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak, aman, dan permanen sesuai harapan.

Dalam audiensi tersebut, Kementerian PKP menyampaikan perkembangan terbaru terkait rencana pembangunan huntap tahap pertama. Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan, M. Hidayat, memastikan, pembangunan fisik akan segera dimulai.

Tahap pertama pembangunan huntap dijadwalkan dimulai pada September 2026. Selain rumah, pemerintah juga akan membangun berbagai fasilitas pendukung agar kawasan permukiman dapat langsung dihuni secara nyaman.

Infrastruktur yang akan disiapkan meliputi jalan lingkungan, jaringan air bersih, dan pasokan listrik. "Insyaallah pembangunan huntap tahap pertama akan dimulai pada bulan September mendatang. Bersamaan dengan itu kami juga menyiapkan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, air bersih, dan listrik," ujar M. Hidayat.

Pemerintah Kabupaten Lebak menyambut baik kepastian jadwal pembangunan yang telah disampaikan oleh Kementerian PKP. Bagi pemerintah daerah, kepastian tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah menunggu realisasi pembangunan huntap sejak beberapa tahun terakhir. Diharapkan seluruh proses administrasi maupun teknis dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan konstruksi tidak mengalami keterlambatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....