Lebak Peringkat Ketiga Pelayanan KB Serentak Haeganas 2026

  • 06 Jul 2026 21:10 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Kabupaten Lebak berhasil menempati peringkat ketiga dalam pelaksanaan Program Pelayanan KB Serentak Tahun 2026 di Provinsi Banten. Capaian tersebut diraih dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang berlangsung selama satu bulan.

Program Pelayanan KB Serentak Provinsi Banten dilaksanakan mulai 8 Juni hingga 8 Juli 2026. Kegiatan ini digelar secara serentak di seluruh fasilitas kesehatan yang telah ditunjuk pemerintah.

Pelayanan diberikan secara gratis kepada masyarakat, khususnya Pasangan Usia Subur (PUS). Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pelayanan keluarga berencana.

Selain meningkatkan akses layanan, program ini juga bertujuan menekan angka kehamilan yang tidak direncanakan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu merencanakan keluarga yang lebih sehat dan sejahtera.

Berbagai metode kontrasepsi tersedia dalam pelayanan tersebut. Masyarakat dapat memilih metode yang sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing.

Jenis layanan yang diberikan meliputi pil KB, suntik KB, IUD atau spiral, implan atau susuk, kondom, Metode Operasi Wanita (MOW), serta Metode Operasi Pria (MOP). Seluruh pelayanan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang telah memiliki kompetensi di puskesmas, rumah sakit, maupun klinik yang menjadi mitra pemerintah.

Keberhasilan Kabupaten Lebak menempati posisi ketiga menjadi indikator tingginya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan keluarga berencana. Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Kabupaten Lebak, Tuti Nurasiah, mengatakan pemerintah Provinsi Banten memberikan target cukup besar kepada Kabupaten Lebak.

Target pelayanan KB serentak di Kabupaten Lebak mencapai 20 ribu peserta selama pelaksanaan kegiatan Harganas 2026. Ia menjelaskan, hingga akhir Juni 2026 jumlah peserta yang telah mendapatkan pelayanan KB serentak mencapai 13.257 orang.

Capaian tersebut menunjukkan realisasi yang cukup baik karena masih terdapat waktu hingga 8 Juli 2026 untuk terus menambah jumlah akseptor KB. "Tahun ini Kabupaten Lebak mendapatkan target sebanyak 20 ribu peserta pelayanan KB serentak dari Pemerintah Provinsi Banten. Hingga akhir Juni 2026, peserta yang sudah terlayani mencapai 13.257 orang," kata Tuti Nurasiah, di Rangkasbitung, Senin 6 Juli 2026.

Target tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh puskesmas, klinik, dan rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak. Dengan pembagian target tersebut, setiap fasilitas kesehatan memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan cakupan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kerjanya.

Sinergi seluruh fasilitas kesehatan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai target pelayanan KB serentak tahun ini. "Kami membagi target tersebut kepada setiap puskesmas, klinik, serta rumah sakit pemerintah maupun swasta yang telah menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Lebak agar pelaksanaannya lebih efektif dan merata," ujar Tuti.

Ia menilai antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelayanan KB serentak terus mengalami peningkatan sejak program dimulai pada awal Juni. Hal tersebut terlihat dari semakin banyaknya pasangan usia subur yang datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan layanan kontrasepsi secara gratis.

Tuti optimistis jumlah peserta akan terus bertambah hingga berakhirnya pelaksanaan program pada 8 Juli 2026. "Kami melihat animo masyarakat sangat tinggi. Karena itu kami optimistis jumlah peserta pelayanan KB serentak di Kabupaten Lebak akan terus bertambah hingga penutupan kegiatan," ucapnya.

Pelayanan KB tidak hanya bertujuan mengendalikan angka kelahiran, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan ibu, anak, dan keluarga secara keseluruhan. Ia mengajak masyarakat yang belum memanfaatkan kesempatan tersebut agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat sebelum program berakhir.

Melalui pelayanan KB serentak, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga demi menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera. Dengan capaian yang telah diraih serta tingginya partisipasi masyarakat, Kabupaten Lebak optimistis mampu memenuhi target 20 ribu peserta sekaligus mempertahankan prestasi sebagai salah satu daerah dengan pelaksanaan pelayanan KB serentak terbaik di Provinsi Banten.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....