Ikan Sapu Sapu Ancam Ekosistem Sungai Lebak
- 02 Mei 2026 14:39 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Populasi ikan sapu-sapu semakin banyak ditemukan di sejumlah sungai di Kabupaten Lebak. Keberadaannya kini menjadi perhatian serius karena dinilai mengancam keseimbangan ekosistem perairan.
Beberapa sungai yang dilaporkan mengalami peningkatan populasi ikan sapu-sapu antara lain Sungai Ciujung, Sungai Ciberang, dan aliran sungai lainnya. Kondisi ini dikhawatirkan berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup ikan lokal.
Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi. Ikan ini dapat bertahan di berbagai kondisi air, termasuk perairan yang tercemar sekalipun. Ikan sapu-sapu memiliki sifat yang cenderung agresif dalam mencari makan.
Ikan ini memakan berbagai jenis makanan yang tersedia di dasar sungai. Salah satu ancaman terbesar dari ikan ini adalah kebiasaannya memakan telur ikan lain.
Hal ini mengganggu proses perkembangbiakan ikan lokal yang hidup di sungai. Jika kondisi ini terus berlangsung, populasi ikan lokal akan terus menurun. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menyebabkan kepunahan spesies asli di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Winda Triana, menyampaikan kekhawatirannya terhadap fenomena ini. Ia menilai dominasi ikan sapu-sapu sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan.
“Karena akhirnya ikan sapu-sapu lebih dominan di sungai, maka ikan lain tidak bisa berkembang biak, dan pada akhirnya akan punah,” ujar Winda, Sabtu, 2 Mei 2026.
Menurutnya, hingga saat ini belum ditemukan manfaat signifikan dari keberadaan ikan sapu-sapu di perairan alami. Justru, dampak negatifnya lebih banyak dirasakan oleh ekosistem.
Winda juga menjelaskan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan populasi ikan tersebut. Upaya pengendalian masih menjadi tantangan tersendiri.
“Sejauh ini kami belum menemukan referensi mengenai dampak positif dari ikan sapu-sapu di sungai,” katanya.
Ia menambahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya ikan sapu-sapu. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami risiko yang ditimbulkan. “Ikan sapu-sapu ini sifatnya seperti filter, memakan apa saja, termasuk di perairan yang tercemar,” kata Winda.
Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan tersebut. Kandungan yang berasal dari lingkungan tercemar berpotensi membahayakan kesehatan manusia. “Maka jika dimakan manusia, bisa mengancam kesehatan. Kami mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi ikan yang aman dan memiliki gizi tinggi,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....