Tokoh Nasional Hercules Hadiri Seba Baduy di Lebak
- 25 Apr 2026 11:13 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Tokoh Nasional Rosario de Marshall atau yang dikenal sebagai Hercules menghadiri kegiatan Seba Baduy di Pendopo Bupati Lebak, Jumat 24 April 2026. Dalam kesempatan itu Herkules memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Seba Baduy tahun 2026 oleh Pemkab Lebak.
Ia menilai kegiatan tersebut berlangsung sangat meriah dan penuh makna. “Saya melihat pelaksanaan Seba Baduy tahun ini sangat luar biasa, dengan hadirnya ribuan masyarakat Baduy,” ujar Hercules.
Ia berpesan kepada seluruh masyarakat Lebak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat adat Baduy, agar terus menjaga persatuan dan kesatuan. Menurutnya, selain menjaga keharmonisan sosial, masyarakat juga memiliki tanggung jawab besar dalam melestarikan lingkungan dan budaya.
“Jaga alam, jaga lingkungan, dan terus lestarikan budaya adat Baduy sebagai warisan leluhur,” katanya berpesan.
Ia menambahkan momentum Seba Baduy harus dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional. Kerukunan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial.
"Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam Seba Baduy, diharapkan tradisi ini dapat terus menjadi inspirasi dalam memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman," ujarnya.
Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menegaskan, keberadaan masyarakat Baduy dalam tradisi Seba Baduy memiliki makna yang sangat mendalam. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada pemerintah daerah, kegiatan ini juga menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen yang diberikan oleh masyarakat adat.
Menurut Hasbi, tradisi ini mencerminkan nilai kebersamaan dan persatuan yang telah terjalin sejak lama di tengah masyarakat Lebak. Ia menilai Seba Baduy merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Tradisi ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi bukti kuat persatuan dan kesatuan masyarakat Lebak,” ujar Hasbi.
Hasbi mengingatkan pentingnya menjaga harmoni di tengah perbedaan yang ada. Ia menegaskan konflik hanya akan membawa kerugian bagi semua pihak yang terlibat.
“Tadi saya sampaikan, jika terjadi konflik di mana-mana, yang merugi bukan siapa-siapa, tetapi kedua belah pihak,” kata Hasbi.
Hasbi mengungkapkan pesan tentang pentingnya persatuan ini turut disampaikan dalam diskusi bersama Ketua Umum Gerakan Indonesia Baru (GRIB), Rosario de Marshall atau yang dikenal sebagai Herkules. Ia menyebutkan, dirinya dan Herkules memiliki pandangan yang sama terkait pentingnya menjadikan Seba Baduy sebagai sarana pemersatu masyarakat.
“Kami sepakat bahwa Seba Baduy harus menjadi simbol pemersatu, khususnya bagi masyarakat Lebak dan umumnya masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Hasbi menegaskan komitmennya bersama berbagai pihak untuk terus menjaga kerukunan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, serta Indonesia secara keseluruhan.
Prosesi Seba Baduy di Kabupaten Lebak diharapkan tidak hanya menjadi ritual tradisi adat semata, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pemersatu bangsa. Hal tersebut disampaikan Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiqi Jayabaya, saat malam penyambutan masyarakat Baduy di Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....