Ini Makna Emansipasi Wanita di Era Modern
- 21 Apr 2026 13:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April selalu menghadirkan beragam makna di tengah masyarakat. Sosok Raden Ajeng Kartini, dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita yang memperjuangkan kesetaraan hak perempuan di Indonesia.
Seiring perkembangan zaman, pemaknaan emansipasi wanita pun mengalami perubahan. Jika dahulu fokus utama adalah persamaan hak antara perempuan dan laki-laki, kini maknanya semakin luas mengikuti dinamika sosial yang ada.
Andi Rina, seorang ibu rumah tangga, menilai bahwa emansipasi wanita di masa kini kerap disalahartikan. Menurutnya, banyak perubahan peran yang terjadi dalam kehidupan keluarga modern.
Ia mengungkapkan saat ini tidak sedikit perempuan yang justru menjadi tulang punggung keluarga. Sementara itu, sebagian laki-laki yang seharusnya memegang peran tersebut justru bergantung pada perempuan.
“Sekarang banyak perempuan yang bukan lagi sekadar memperjuangkan kesetaraan, tapi sudah menjadi tulang punggung keluarga,” ujar Andi Rina, Selasa, 21 April 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya pergeseran makna emansipasi yang cukup jauh dari tujuan awal perjuangan Kartini. “Perjuangan Kartini menurut saya sudah agak melenceng dan perlu diluruskan kembali, meskipun kita tidak bisa menutup mata bahwa zaman sudah berubah,” ucapnya.
Di sisi lain, Yusnita yang juga seorang ibu rumah tangga sekaligus wanita karier memiliki pandangan berbeda. Ia melihat emansipasi wanita sebagai sesuatu yang membawa dampak positif bagi perempuan masa kini.
Menurut Yusnita, perjuangan Kartini telah membuka jalan bagi perempuan untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam berbagai bidang, termasuk dunia kerja. “Sekarang perempuan sudah bisa sejajar dengan laki-laki dalam karier dan berbagai bidang lainnya. Ini bukti nyata dari perjuangan emansipasi,” ujar Yusnita.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa perempuan tidak boleh cepat merasa puas dengan pencapaian yang telah diraih saat ini. “Perempuan harus terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri di berbagai bidang agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ucapnya.
Yusnita juga menekankan pentingnya ketangguhan perempuan dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. “Wanita sekarang harus menjadi sosok yang tangguh dalam segala hal, baik dalam keluarga maupun karier,” katanya.
Baik Andi Rina maupun Yusnita sepakat bahwa peringatan Hari Kartini seharusnya menjadi momen refleksi bagi perempuan. Mereka menilai bahwa perempuan perlu terus berkembang tanpa melupakan jati diri dan perannya, sehingga emansipasi tetap berjalan seimbang dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....