Dukung Waste to Energy, Menteri LH Ikut Aksi Jumat Bersih di Kota Serang
- 27 Mar 2026 10:58 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq mengikuti kegiatan Jumat Bersih yang digelar di dua titik di Kota Serang, Jumat, 27 Maret 2026. Menteri Hanif mengikuti aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Induk Rau dan Royal Baroe.
Kegiatan Jumat Bersih di Pasar Rau dan Royal Baroe menjadi titik awal perubahan kebiasaan warga dalam mengelola sampah, sekaligus mendukung upaya penanganan yang lebih menyeluruh di Kota Serang. Area pasar dipilih menjadi salah satu penyumbang sampah harian terbesar di kota tersebut.
Kegiatan ini menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam penanganan sampah yang dimulai dari sumbernya, sambil menunggu pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik waste to energy yang masih memerlukan waktu.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyebut, kapasitas pengolahan waste to energy di Kota Serang diperkirakan mencapai sekitar 1.500 ton, sehingga berpotensi menyerap timbunan sampah dalam jumlah besar.
Meski begitu, pembangunan fasilitas waste to energy tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga tahun hingga beroperasi. Dalam masa tersebut, langkah pengelolaan sampah dari hulu dinilai tidak bisa ditunda.
“Selama masa ini kita harus membangun budaya pilah sampah. Kalau sampahnya sudah terpilah, nilai kalorinya tinggi dan proses pengolahan menjadi lebih efisien,” ujar Hanif.
Ia menjelaskan, sampah yang tercampur akan meningkatkan beban operasional karena memerlukan proses tambahan sebelum diolah menjadi energi. Sebaliknya, pemilahan sejak awal akan menekan biaya dan mendukung efisiensi pembangkitan energi.
Sementara Wali Kota Serang, Budi Rustandi menyebut, arahan dari pemerintah pusat menjadi acuan dalam mempercepat penanganan sampah di daerah.
“Arahan yang kami terima jelas, pemilahan sampah harus dimulai sekarang. Tidak bisa menunggu pembangunan pengolahan selesai,” katanya.
Ia menambahkan, penataan kawasan seperti Royal Baroe menunjukkan perubahan yang mulai terlihat dan akan diperluas ke wilayah lain, termasuk kawasan Pasar Lama. Pemkot Serang juga menyiapkan langkah lanjutan bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk menyusun teknis penerapan pemilahan sampah di masyarakat.
“Ini akan kami dorong supaya tidak hanya di satu titik, tapi melebar ke kawasan lain,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....