Menko AHY Tekankan Sinergi Ulama-Umaro Bangun Generasi Masa Depan
- 21 Feb 2026 19:19 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam mencetak generasi masa depan Indonesia. Kunjungannya ke Mira Institute di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Sabtu 21 Februari 2026 menjadi momentum penguatan visi pembangunan yang menyinergikan aspek intelektual serta spiritual.
Menko AHY mengapresiasi kehadiran pusat keunggulan tersebut dalam membentuk karakter santri yang memiliki moral tinggi sekaligus fisik prima. Pembangunan manusia di lembaga ini dinilainya sangat relevan dengan tantangan zaman karena membekali anak muda dengan hafalan Al-Qur'an serta keterampilan fisik seperti berkuda dan memanah.
Kehadiran guru-guru dari berbagai negara di dunia di institusi ini pun diharapkannya mampu melahirkan ulama-ulama masa depan yang berwawasan luas. Menko AHY meyakini persatuan antara ulama dan umaro merupakan pondasi kokoh bagi stabilitas serta kemajuan bangsa.
"Saya meyakini jika ulama, umaro ini kokoh bersatu dalam sinergi dan kolaborasi, saling mengingatkan, semuanya tentu bermuara dari Al-Qur'an dan hadis. Di bulan suci Ramadan ini tidak ada waktu yang lebih baik untuk kita terus bertafakur," ujarnya, Sabtu 21 Februari 2026.
Tokoh agama sekaligus pendiri Mira Institute, Ustadz Adi Hidayat, mengapresiasi upaya Kemenko Infra dalam menyeimbangkan narasi pembangunan kebangsaan dengan nilai spiritual. menurutnya langkah ini dinilai sebagai upaya mengembalikan algoritma Ketuhanan Yang Maha Esa ke dalam kebijakan sektor publik. Adi Hidayat memandang integrasi antara kecerdasan intelektual, kekuatan fisik, dan nilai spiritual akan menghadirkan hikmat dalam keadilan sosial.
Kunjungan kementrian ini diharapkannya mampu mendorong kelancaran program infrastruktur kewilayahan serta transmigrasi yang sedang dicanangkan pemerintah. Spiritualitas yang kuat dianggapnya sebagai penopang utama bagi setiap kebijakan agar bermuara pada kesejahteraan rakyat secara luas.
"Beliau mencoba menyeimbangkan narasi-narasi bangunan kebangsaan dengan dasar intelektualitas, fisikal, tapi juga ditopang dengan nilai kekuatan spiritual yang kuat. Mudah-mudahan segala program dalam bidang sektor infrastruktur, kewilayahan, juga transmigrasi dimudahkan oleh Allah," kata Adi Hidayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....