Ratusan Umat Terima Bantuan jelang Imlek 2026
- 14 Feb 2026 14:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID,Lebak - Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada tahun 2026, Vihara Ananda Avalokitesvara Rangkasbitung, menggelar kegiatan sosial berupa pemberian tali asih kepada para pegawai vihara dan umat Konghucu yang kurang mampu.
Kegiatan yang berlangsung di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek sekaligus wujud nyata kepedulian sosial antarumat beragama. Penanggung jawab vihara, Romo Randi, menjelaskan kegiatan berbagi tersebut merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap menjelang Tahun Baru Imlek. “Pemberian tali asih ini sudah menjadi tradisi kami setiap tahun sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian kepada sesama,” ujar Romo Randi di Rangkasbitung, Sabtu 14 Februari 2026.
Menurutnya, kegiatan sosial ini tidak hanya bermakna bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan umat Konghucu. “Tali asih ini adalah simbol kasih sayang dan solidaritas. Kami ingin semua dapat merasakan sukacita Imlek tanpa terkecuali,” katanya.
Tahun ini, sekitar 200 umat Konghucu menerima bantuan yang bersumber dari swadaya masyarakat dan partisipasi umat itu sendiri. Romo Randi menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar lahir dari kebersamaan. “Semua bantuan berasal dari umat, oleh umat, dan untuk umat. Inilah nilai kebajikan yang ingin terus kami jaga,” ucapnya.
Selain kegiatan sosial, vihara yang menjadi pusat peribadatan umat konghucu di Kabupaten Lebak ini juga akan menggelar peribadatan bersama pada malam pergantian tahun baru Imlek sebagai bentuk ungkapan syukur dan harapan menyongsong tahun yang baru.
Melalui kegiatan berbagi dan ibadah bersama ini, perayaan Imlek tidak hanya dimaknai sebagai tradisi keagamaan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan persaudaraan lintas masyarakat.
Perayaan Imlek tahun ini mengusung tema *Damai dalam Kebersamaan*, yang diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat. “Tema ini mengajak kita semua untuk hidup rukun, saling menghormati, dan menjaga kedamaian, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” jelas Romo Randi. Ia juga berharap momentum Imlek Tahun Kuda Api membawa keberkahan, kemajuan, dan ketenteraman bagi seluruh umat di Indonesia.
Ibu Lianci, salah seorang pegawai kelenteng yang bertugas di bagian dapur, mengaku bersyukur atas perhatian yang selalu diberikan setiap tahun menjelang Imlek.“Setiap tahun kami menerima tali asih. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga, walaupun hanya berupa sekarung beras,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perhatian tersebut membuat para pegawai merasa dihargai dan menjadi bagian dari keluarga besar vihara. “Kami merasa diperhatikan dan didukung. Semoga Imlek tahun ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan harapan baru bagi semua,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....