Museum Multatuli Naik Kelas ke Tipe B

  • 27 Jan 2026 15:43 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Museum Multatuli Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, resmi naik status dari Museum Tipe C menjadi Museum Tipe B. Kenaikan status ini ditetapkan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berdasarkan hasil Evaluasi Museum Tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam surat bernomor 1529/L3/DV.02.05/2025 yang dikeluarkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam surat itu, Menteri Kebudayaan RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Museum Multatuli atas capaian yang diraih.

Museum Multatuli dengan Nomor Pendaftaran Nasional Museum 36.02.U.04.0295 dinilai telah memenuhi sejumlah indikator penilaian, mulai dari tata kelola kelembagaan, koleksi, sumber daya manusia, hingga program edukasi dan pelayanan publik. Dalam surat tersebut, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia  Fadli Zon, juga menitipkan harapan agar Museum Multatuli terus berkarya serta semakin memberi makna bagi bangsa dan negara melalui peran strategisnya dalam pelestarian sejarah dan budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak, Yosep Muhamad Holis, menyambut baik peningkatan status Museum Multatuli tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor.

“Alhamdulillah, ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Lebak. Kenaikan status Museum Multatuli dari tipe C ke tipe B adalah hasil kerja keras pengelola museum, dukungan pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat,” ujar Yosep Muhamad Holis, Selasa, 27 Januari 2026.

Yosep menambahkan, peningkatan tipe museum menjadi bukti bahwa Museum Multatuli semakin diakui secara nasional, baik dari sisi pengelolaan maupun kontribusinya dalam penguatan literasi sejarah dan kebudayaan. “Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan museum, inovasi program edukasi, serta memperluas peran museum sebagai ruang pembelajaran publik,” ucapnya.

Dengan naiknya status menjadi Museum Tipe B, Museum Multatuli diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat edukasi, literasi sejarah, serta destinasi wisata budaya unggulan di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.

Kepala UPT Museum Multatuli, Ubaidilah Muhtar, mengungkapkan rasa syukur atas penetapan tersebut. Ia menyebut kenaikan status ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan Museum Multatuli.“Ini adalah hasil dari proses panjang pembenahan, mulai dari tata kelola, peningkatan kualitas pameran, penguatan narasi sejarah Multatuli, hingga pengembangan program edukasi yang inklusif,” kata Ubaidilah Muhtar.

Menurut Ubaidilah, status Museum Tipe B membawa konsekuensi sekaligus tanggung jawab yang lebih besar bagi pengelola untuk terus meningkatkan standar pengelolaan museum sesuai kebijakan nasional. “Kami menyadari bahwa ke depan tantangannya semakin besar. Namun dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Museum Multatuli dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Museum Multatuli sendiri dikenal sebagai museum tematik yang mengangkat pemikiran Eduard Douwes Dekker atau Multatuli, tokoh penting yang karyanya mengkritik kolonialisme dan memperjuangkan nilai keadilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....