Sambut HPN, PWI Pusat Gelar Kemah Budaya Baduy

  • 16 Jan 2026 16:28 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Kemah Budaya ke Baduy dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Belajar Mencintai dari Baduy” dan dilaksanakan selama dua hari, 16–17 Januari 2026, dengan Kabupaten Lebak sebagai tuan rumah.

Sebelum menuju kawasan adat Baduy, rombongan peserta Kemah Budaya dilepas secara resmi di Aula Museum Multatuli, Rangkasbitung, Jumat 16 Januari 2026. Pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak.

Rombongan peserta disambut oleh Asisten Daerah (Asda) III Setda Lebak, Iyan Fitriyana, yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak, Anik Sakinah, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Dalam sambutannya, Asda III Setda Lebak, Iyan Fitriyana, menyampaikan apresiasi kepada PWI Pusat yang telah memilih Baduy sebagai lokasi pelaksanaan Kemah Budaya menjelang HPN 2026.

“Kami mengapresiasi PWI Pusat yang menjadikan Baduy sebagai ruang pembelajaran budaya. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan peran pers yang beretika dan berwawasan kebudayaan,” ujar Iyan.

Ia menambahkan, masyarakat Baduy memiliki nilai-nilai kehidupan yang patut menjadi refleksi bagi insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Baduy mengajarkan nilai kehidupan yang sederhana, jujur, dan selaras dengan alam. Tema Belajar Mencintai dari Baduy menjadi pengingat penting agar insan pers tetap menjaga nurani, etika, dan tanggung jawab sosial,” katanya.

Ketua Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya PWI Pusat, Ramon Damora, menjelaskan bahwa Kemah Budaya ini merupakan bagian dari refleksi jurnalistik menjelang peringatan HPN 2026. Menurut Ramon, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi ruang pembelajaran langsung bagi wartawan untuk memahami dan menghayati nilai-nilai kebudayaan. “Baduy memberi pelajaran tentang mencintai kehidupan dengan cara yang jujur—mencintai alam, tradisi, dan sesama,” ujarnya.

Ia menegaskan nilai-nilai tersebut penting bagi wartawan agar karya jurnalistik yang dihasilkan tidak sekadar informatif, tetapi juga memiliki empati dan kepekaan sosial. “Nilai ini harus hidup dalam setiap karya jurnalistik,” tambah Ramon.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak, Anik Sakinah, turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Kemah Budaya PWI Pusat yang hadir di Kabupaten Lebak. “Lebak memiliki Baduy yang konsisten menjaga alam dan nilai-nilai budaya. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk terus merawat dan melestarikannya,” ucap Anik.

Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengikuti dialog budaya bersama tokoh adat Baduy, pengenalan nilai-nilai pikukuh sebagai pedoman hidup masyarakat Baduy, serta refleksi jurnalistik yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan budaya dengan tetap menghormati aturan adat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....