Balawista Lebak Siagakan Ratusan Personel Nataru

  • 22 Des 2025 22:04 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak menyiagakan sebanyak 100 anggota selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 untuk mengamankan kawasan wisata di wilayah Lebak. Ratusan anggota Balawista tersebut ditempatkan di berbagai objek wisata air, mulai dari kolam renang, waterboom, curug, bendungan, hingga kawasan pesisir pantai selatan yang rawan terjadinya kecelakaan laut.

Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komarasukma, mengatakan pengamanan difokuskan pada destinasi wisata pantai selatan yang kerap dipadati wisatawan saat libur panjang. “Kami menyiagakan 100 anggota Balawista yang disebar di sejumlah objek wisata, khususnya di kawasan pesisir pantai selatan selama libur Natal dan Tahun Baru,” kata Erwin Komarasukma saat dihubungi di Rangkasbitung,Senin (22/12/2025).

Sejumlah pantai yang menjadi prioritas pengamanan antara lain Pantai Sawarna, Pantai Citarate, Pantai Muara Cibareno, Pantai Pasput Cihara, Pantai Kelapa Warna, Pantai Kayakas Pulomanuk, Pantai Talanca, Pantai Karang Seke, dan Pantai Bagedur.

Erwin menjelaskan, pola pengamanan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing lokasi wisata. Minimal satu objek wisata dijaga oleh dua anggota Balawista, kecuali Pantai Sawarna dan Pantai Bagedur yang masing-masing dijaga oleh 20 relawan. “Untuk anggota Balawista yang sudah memiliki Surat Keputusan dan bersertifikasi, mereka mendapatkan honor dari pengelola wisata, serta insentif dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain melakukan penjagaan, relawan Balawista juga rutin berpatroli dan memberikan imbauan secara langsung kepada wisatawan agar mematuhi aturan keselamatan saat berada di kawasan wisata air. Erwin juga mengingatkan wisatawan untuk selalu mengikuti arahan petugas penjaga pantai demi keselamatan bersama. “Kami berharap wisatawan mematuhi imbauan dari Balawista agar liburan berjalan aman dan nyaman,” katanya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, turut mengimbau wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di pesisir pantai selatan. “Wisatawan yang berlibur di pantai selatan kami minta waspada terhadap gelombang tinggi agar tidak terjadi kecelakaan laut,” kata Febby.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sepanjang Desember 2025 tinggi gelombang di perairan Lebak selatan berpotensi mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter, sehingga berisiko membahayakan wisatawan yang berenang di sekitar pantai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....