Belum Semua SPPG di Lebak Layani MBG 3B

  • 19 Okt 2025 20:15 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Program Makanan Bergizi (MBG) di Kabupaten Lebak yang dikelola melalui Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) masih difokuskan untuk melayani kebutuhan pelajar dari tingkat TK hingga SMA. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak, Asep Royani, yang menyebut belum semua SPPG di daerahnya mampu melayani distribusi MBG untuk kelompok Tiga B (Bumil, Busui, dan Balita).

Menurut Asep, saat ini terdapat 30 unit dapur pengelola SPPG di Lebak yang sudah beroperasi dan melayani program MBG bagi pelajar. Namun, pihak pengelola masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam pemenuhan bahan pokok yang berkualitas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang direkomendasikan oleh BGN.

“SPPG setiap hari membutuhkan bahan pokok hingga sekitar Rp30 juta untuk memenuhi kebutuhan program MBG dengan sasaran rata-rata 3000 pelajar. Kualitas bahan baku ini tidak bisa sembarangan karena harus memenuhi standar gizi yang ditetapkan,” ujar Asep Royani, di Rangkasbitung, Minggu (19/10/2025).

Ia menjelaskan, pemberian MBG sejatinya tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, tetapi juga mencakup kelompok Tiga B. Namun, karena proses distribusi untuk Tiga B memerlukan penanganan lebih spesifik dan hati-hati, maka saat ini pihaknya memilih untuk fokus terlebih dahulu pada peserta didik.

“Memang belum semua SPPG di Lebak yang melayani atau mendistribusi MBG untuk Tiga B. Saya mengharapkan teman-teman penanggung jawab SPPG secara bertahap bisa mempersiapkan diri. Kita fokus dulu kepada siswa agar lebih terpegang dulu, karena distribusi untuk Tiga B ini lebih spesifik dan butuh perhatian khusus,” kata Asep.

Ia menambahkan, dengan fokus sementara pada pelajar, diharapkan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan tepat sasaran sebelum diperluas ke kelompok sasaran lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....