Percepatan Implementasi Manejemen Talenta dan Tranformasi Digitalisasi ASN
- 10 Okt 2025 10:32 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Bupati Lebak, Mochammad Hasbi Assidiki Jayabaya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional (Kanreg) III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2025, yang mengusung tema “Percepatan Implementasi Manajemen Talenta dan Transformasi Digitalisasi Manajemen ASN”. Kegiatan tersebut digelar di Techno Park, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025).
Rakor Kepegawaian ini dihadiri oleh Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jawa Barat dan Banten, serta Kepala BKPSDM dari kedua provinsi tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala BKN Zudan Arif mengajak seluruh kepala daerah di Jawa Barat dan Banten untuk bersama-sama menerapkan manajemen talenta dan transformasi digitalisasi ASN agar dapat menciptakan aparatur yang responsif, adaptif, dan profesional. “Bapak dan Ibu Kepala Daerah mari bersama-sama kita implementasikan manajemen talenta dan transformasi digitalisasi, sehingga kita bisa menjadikan ASN menjadi sosok responsif, adaptif, bebas korupsi, menghindarkan dari intervensi politik dan kedekatan, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan layanan publik yang efisien,” ujar Zudan.
Zudan juga menjelaskan bahwa manajemen talenta tidak hanya berfokus pada kompetensi, tetapi juga memperhatikan passion dan kapasitas individu ASN. Dengan begitu, setiap talenta terbaik dapat ditempatkan sesuai dengan kemampuan, kompetensi, dan minatnya.
Bupati Lebak Mochammad Hasbi Assidiki Jayabaya menegaskan bahwa keikutsertaan dirinya dalam Rakor Kepegawaian tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mendukung transformasi birokrasi yang modern dan berbasis digital. “Kami di Kabupaten Lebak berkomitmen untuk menerapkan manajemen talenta dan transformasi digitalisasi ASN agar pelayanan publik dapat berjalan semakin efektif, efisien, dan bebas dari praktik korupsi,” ucap Bupati Hasbi.
Ia menambahkan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi langkah penting untuk memastikan setiap ASN bekerja sesuai kompetensinya dan memiliki ruang untuk berkembang. “Melalui manajemen talenta, ASN di Lebak akan ditempatkan sesuai potensi dan kemampuan terbaiknya. Dengan begitu, semangat kerja, profesionalisme, dan kualitas layanan publik akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.
Kehadiran Pemkab Lebak dalam Rakor tersebut menjadi wujud nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat tata kelola kepegawaian menuju birokrasi yang adaptif, transparan, dan berbasis digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....