Mensos Dorong Anak Miskin Manfaatkan Pendidikan Berkualitas
- 01 Agt 2025 15:31 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Menteri Sosial Republik Indonesia, Saefullah Yusuf, didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priono, Gubernur Banten Andra Soni, dan Bupati Lebak M. Hasbi Asyidiqi Jayabaya, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat (SRMA) yang berlokasi di Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten, Kabupaten Lebak, Jumat (1/8/2025) pagi.
Dalam kunjungan tersebut, Mensos meninjau langsung sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar serta fasilitas asrama. Selain itu, Menteri Sosial juga mengadakan dialog dengan para siswa SRMA 34 Lebak untuk mendengarkan langsung pengalaman dan aspirasi mereka.
Menteri Sosial Saefullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dari kalangan tidak mampu.
“Sekolah Rakyat dibentuk Presiden untuk membangun manusia yang berkualitas. Ini adalah kesempatan emas bagi anak-anak dari keluarga miskin. Jangan disia-siakan,” ujar Saefullah Yusuf dalam sambutannya saat berratap muka dengan orang tua dan siswa Sekolah Rakyat Lebak.
Ia mengungkapkan saat ini terdapat 8.000 anak dari keluarga miskin di Indonesia yang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan gratis dan bermutu di Sekolah Rakyat. Rekrutmen siswa dilakukan berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1, yaitu kategori miskin dan miskin ekstrem.
Calon siswa dipilih berdasarkan survei dan wawancara langsung oleh BPS ke keluarga, terutama dari keluarga yang tidak sekolah, belum sekolah, atau berpotensi putus sekolah. “Indeks pembiayaan per siswa pada tahun pertama mencapai Rp48,25 juta, ini mencakup biaya pendidikan, asrama, dan kebutuhan dasar lainnya,” katanya.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan Sekolah Rakyat di wilayahnya. “Pemerintah Provinsi Banten mendukung sepenuhnya program Sekolah Rakyat. Bahkan, kami telah menyiapkan lahan untuk pengembangan sekolah ini ke depan,” kata Andra Soni.
Ia menyebutkan, saat ini terdapat dua Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Banten, yaitu SRMA 34 di BPMP Provinsi Banten, Kabupaten Lebak, dan SRMA 33 di Tangerang Selatan.
Kunjungan Menteri Sosial ini menjadi momen penting dalam menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi jembatan bagi lahirnya generasi masa depan yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....