Skrining Kesehatan Warnai MPLS Sekolah Rakyat di Lebak
- 15 Jul 2025 07:42 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Sebanyak 100 siswa baru Sekolah Rakyat tingkat SMA mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang digelar di Gedung BPMP Provinsi Banten, di Rangkasbitung, Senin, (14/7/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak melalui Bidang Pelayanan Kesehatan Primer dan Pencegahan Pengendalian Penyakit bersama tim medis dari Puskesmas Rangkasbitung, Puskesmas Mekarsari, dan Puskesmas Kolelet. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang serta prestasi belajar siswa.
Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gula darah, anemia, mata, telinga, gigi, serta skrining tuberkulosis, kesehatan reproduksi, kebiasaan merokok, Hepatitis B dan C, kebugaran, aktivitas fisik, thalassemia, dan kesehatan jiwa.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah preventif penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki kondisi kesehatan yang optimal sejak awal masuk sekolah. Dengan deteksi dini ini, pihak sekolah dan keluarga bisa segera menindaklanjuti apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan,” ujarnya.
Firman juga mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian besar siswa berada dalam kondisi sehat, namun ditemukan beberapa kasus anemia ringan dan keluhan kesehatan jiwa ringan seperti kecemasan. “Ada beberapa siswa yang terindikasi mengalami anemia ringan dan gejala awal gangguan kecemasan. Ini akan kami tindak lanjuti dengan rujukan ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut,” kata Firman.
Ia menambahkan hasil skrining ini akan menjadi data awal penting bagi sekolah dalam memantau perkembangan kesehatan siswa secara berkelanjutan.
Pemeriksaan ini mendapat respons positif dari para siswa, guru, dan orang tua. Diharapkan, hasil skrining ini dapat menjadi rujukan penting bagi sekolah dalam merancang dukungan pembelajaran yang ramah kesehatan bagi seluruh peserta didik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....