Seratus Siswa Tidak Mampu Ikuti Sekolah Rakyat Lebak
- 13 Jun 2025 21:29 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Sebanyak 100 calon siswa dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Lebak siap mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran 2025/2026 melalui program Sekolah Rakyat yang dilaksanakan dengan sistem boarding school atau sekolah berasrama.
Kegiatan KBM akan dilaksanakan di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Banten. Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Sosial untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang gratis dan berkualitas.
“Peserta didik Sekolah Rakyat ini merupakan siswa jenjang SMA dari keluarga yang masuk dalam kelompok ekonomi rentan, yaitu desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Tahun ini kami menampung 100 siswa yang akan dibagi dalam empat rombongan belajar,” ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria, Jumat (13/6/2025).
Lela menambahkan, seluruh siswa yang diterima wajib menyelesaikan pendidikan mereka hingga lulus. Selain memberikan pendidikan akademik, Sekolah Rakyat juga membekali siswa dengan keterampilan non-akademik untuk mendukung kemandirian setelah lulus nanti.
“Sekolah Rakyat menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dengan fasilitas yang memadai, agar siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keterampilan hidup,” ucapnya.
Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidikir menyatakan program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di daerah. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk mengentaskan kebodohan dan kemiskinan.
“Kami yakin bahwa jika anak-anak bangsa memiliki akses pendidikan yang baik, maka mereka akan mampu keluar dari lingkaran kemiskinan dan menciptakan masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Dengan program ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap dapat mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pemerataan akses pendidikan di wilayah terpencil dan tertinggal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....