PLN UID Banten Pastikan Siaga 24 Jam Selama Mudik Lebaran

  • 03 Apr 2024 21:30 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Selama musim mudik lebaran Idulfitri 1445 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan tetap bersiaga memberikan layanan kepada pelanggan selama 24 jam.

Masa siaga tersebut sudah dimulai sejak tanggal 3 April sampai dengan 18 April 2024. Tujuannya, untuk menjamin keandalan pasokan listrik khususnya pada tempat ibadah, sarana transportasi mudik dan kesiapan infrastruktur SPKLU.

Baca juga:

PLN Tambah Daya Listrik 224 Masjid dan Musala di Banten

"Pada Bulan Ramadan 1445 H ini PLN UID Banten akan bersiaga 24 jam selama periode mudik lebaran, kami hadirkan beberapa posko siaga, masyarakat juga bisa langsung menghubungi petugas PLN lewat aplikasi PLN Mobile," ujar General Manager PLN UID Banten, Abdul Mukhlis, Rabu (3/4/2024).

Namun sebelum melakukan aktivitas mudik, masyarakat Banten diingatkan untuk kembali memastikan terkait keamanan kelistrikan pada bangunan yang akan ditinggalkan pada saat mudik.

“Alhamdullilah kita sudah memasuki minggu ke empat bulan Ramadan, sebagian masyarakat Banten mulai bersiap melakukan mudik ke luar kota, untuk itu kami mengimbau pemudik agar betul-betul memastikan bangunan yang akan ditinggalkan dalam kondisi aman," ujar Abdul Mukhlis.

Baca juga:

Masih Ada Waktu Manfaatkan Promo Ramadan dari PLN. Begini Caranya!

"Bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik, di Banten juga sudah tersedia 29 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang lokasinya dapat di akses melalui fitur electric vehicle di aplikasi PLN Mobile" kata dia.

Adapun supaya Anda tenang meninggalkan rumah saat mudik, PLN memberi tips aman kelistrikan sebelum mudik:

1. Pastikan alat elektronik dan instalasi listrik dalam kondisi aman dengan memeriksa kabel maupun fitting lampu di rumah dalam keadaan baik dan sesuai dengan ketentuan;

2. Matikan aliran listrik yang tidak terpakai dengan mencabut tusuk kontak dari stop kotak untuk semua peralatan elektronik. Pastikan tidak hanya sekedar menekan tombol off atau posisi standby;

3. Hidupkan lampu penerang seperlunya seperti lampu teras dan halaman guna memastikan keamanan bangunan yang ditinggalkan;

4. Gunakan listrik secara resmi dengan memastikan bahwa listrik yang mengalir ke bangunan melalui kWh meter, tidak mengambil atau menyambung listrik dari tiang. Karena di kWh meter terdapat pembatas dan pengaman apabila terjadi korsleting di jaringan listrik; dan

5. Membayar listrik ataupun mengisi token terlebih dahulu untuk mengantisipasi listrik padam. Bagi pelanggan pascabayar pastikan telah membayar listrik di awal bulan maksimal tanggal 20 agar terhindar dari denda keterlambatan dan pemutusan listrik akibat keterlambatan pembayaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....