Pilkada Serentak di Pandeglang Dinilai Lebih Baik Dibanding Pileg
- 28 Nov 2024 14:42 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menyebut pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun ini berjalan aman dan lancar. KPU mengklaim tidak menemui kendala berarti selama proses pemungutan hingga penghitungan suara.
Ketua KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah menuturkan, pelaksanaan Pilkada kali ini lebih baik dibanding Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 lalu. Dia menilai, lancarnya proses pencoblosan kali ini karena tingkat kompleksitas yang lebih rendah dibanding Pileg.
“Pemilu kali ini lebih lancar dibanding Pileg, kemudian kompleksitasnya. Soalnya saat Pileg kan pemilih lebih lama di bilik karena pesertanya banyak jadi harus dilihat satu per satu,” ujarnya, Kamis (28/11/2024).
Baca juga: Harapan Warga Pandeglang Usai Nyoblos
Bahkan KPU melihat hasil Pilkada Serentak ini sesuai dengan harapan. Yang mana selain berjalan baik, antusiasme masyarakat juga cenderung meningkat. Hal ini terlihat dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mulai lengang sebelum tengah hari.
“Hasil pemungutan dan penghitungan suara, sejauh yang kami amati cukup baik lancar, dan aman. Masyarakat ramai-ramai datang ke TPS sejak pagi hari untuk mencoblos,” kata dia.
Namun begitu, KPU masih menghitung angka partisipasi pemilih. KPU masih optimis target partisipasi pemilih sebesar 75 persen akan tercapai.
“Partisipasi masih kami hitung. Melihat proses kemarin, kami masih optimis angka partisipasi sesuai target diangka 75 persen,” ucapnya.
Baca juga: Di Tengah Guyuran Hujan, Irna Nyoblos Didampingi Suami dan Menantu
Nunung melanjutkan, secara umum tidak ditemui kendala teknis selama proses pemungutan hingga penghitungan suara. Hanya faktor alama yang dianggap sedikit menghambat. Sebab menjelang penutupan TPS, sebagian besar wilayah di Pandeglang diguyur hujan.
“Kalau pun ada kendala, yang dihadapi hanya kendala cuaca bukan kendala teknis. Akibat kendala cuaca itu, ada beberapa TPS yang tergenang sehingga harus mengevakuasi logistik ke tempat yang lebih aman,” kata Nunung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....