Salat Membentuk Akhlak dan Kepribadian
- 02 Feb 2026 20:03 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Salat bukanlah sebatas rutinitas atau sekadar menggugurkan kewajiban. Lebih dari itu, salat memiliki tujuan utama sebagai sarana pembentukan akhlak dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Departemen Dakwah PW DMI Banten, Abdul Hay Nasuki, dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Banten. Ia menegaskan bahwa esensi salat bukan hanya pada sah secara fikih, tetapi juga pada dampaknya terhadap perilaku seorang muslim.
| Baca juga: MTsN 2 Lebak Lepas 207 Siswa Kelas Akhir |
“Inti daripada salat kita adalah bagaimana salat itu mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Salat yang dijalankan dengan pemahaman dan kesadaran akan membentuk pribadi yang lebih baik dalam keseharian,” ujar Abdul, Senin, 2 Februari 2026.
Menurutnya, salat seharusnya melahirkan karakter yang istiqomah dalam kebaikan, sabar dalam menghadapi ujian, serta ikhlas dan rida atas ketentuan Allah SWT. Nilai-nilai tersebut menjadi cerminan keberhasilan seseorang dalam memaknai ibadah salat secara utuh.
“Dengan salat, semoga kita menjadi pribadi yang istiqomah, pribadi yang sabar, yang tabah, yang qanaah, yang ikhlas, dan rida dengan segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT,” katanya.
Abdul juga mengajak umat Islam untuk terus mempelajari dan memperbaiki kualitas salat, mulai dari syarat, rukun, hingga kesempurnaannya. Pemahaman tersebut tidak hanya penting untuk diri sendiri, tetapi juga perlu disampaikan kepada orang lain sebagai bagian dari dakwah.
Ia berharap, melalui salat yang benar dan khusyuk, umat Islam mampu menghadirkan perubahan nyata dalam sikap dan perilaku, sehingga nilai-nilai kebaikan dari ibadah dapat dirasakan tidak hanya secara personal, tetapi juga sosial .
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....