Bahaya Meremehkan Salat bagi Keimanan
- 09 Jan 2026 07:45 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Salat memiliki peran fundamental dalam menjaga kualitas keimanan seorang muslim. Meremehkan atau meninggalkan salat, baik disengaja maupun karena kebiasaan malas, dinilai berpotensi membawa dampak serius terhadap iman hingga akhir kehidupan seseorang.
Anggota Departemen Keanggotaan dan Database Masjid DMI Provinsi Banten, Zainul Haq, menjelaskan bahwa iman merupakan nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Nikmat tersebut harus dijaga dan dirawat, salah satunya melalui pelaksanaan salat lima waktu secara konsisten dan khusyuk.
Baca juga: Salat Sebagai Benteng Moral Masyarakat
“Salat bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana utama yang menghubungkan manusia dengan hakikat dirinya sebagai hamba Allah. Tanpa salat, seseorang berisiko kehilangan kesadaran bahwa hidup di dunia bersifat sementara dan akan berujung pada pertanggungjawaban di akhirat,” ucap Zainul, Jumat (9/1/2026).
Zainul menegaskan, terdapat perbedaan mendasar antara meninggalkan salat karena malas dengan menolak kewajiban salat. Orang yang meninggalkan salat karena malas belum tentu keluar dari Islam, namun kebiasaan tersebut sangat berbahaya jika dibiarkan terus-menerus.
“Kalau meninggalkan salat karena malas memang belum kafir, tetapi jika dilakukan terus-menerus, iman itu bisa hilang. Iman ibarat pohon yang harus disiram setiap hari, dan siramannya adalah salat lima waktu,” ujar Zainul.
Baca juga: Salat Lima Waktu Membersihkan Dosa Harian
Ia menambahkan, meninggalkan salat karena menolak kewajibannya merupakan bentuk penolakan terhadap ajaran Islam yang jelas dan dapat berakibat keluarnya seseorang dari Islam. Hal ini menjadi peringatan keras bagi umat agar tidak meremehkan salat dalam kondisi apa pun.
“Selain berdampak pada hubungan vertikal dengan Allah, salat juga berpengaruh besar terhadap akhlak dan kehidupan sosial. Salat yang dikerjakan dengan baik diyakini mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar serta menciptakan ketenangan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Zainul.
Zainul mengingatkan, orang yang terbiasa meremehkan salat dikhawatirkan mengalami suul khatimah, bahkan kesulitan mempertahankan iman di akhir hayatnya. Karena itu, Zainul mengajak umat Islam untuk menjaga salat sebagai fondasi keselamatan hidup di dunia dan akhirat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....