Trik Slow-Cook Bikin Kaldu Soto Lebih Gurih
- 09 Jul 2026 13:39 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Memasak soto ayam di rumah sering kali diawali dengan kebiasaan mendidihkan air terlebih dahulu sebelum memasukkan potongan daging ayam. Namun, tahukah Anda bahwa cara ini dinilai kurang efektif untuk menghasilkan kuah soto dengan cita rasa kaldu yang maksimal?
Pemilik warung soto di Kota Serang, Budi Kurniawan, menjelaskan memasukkan ayam langsung ke dalam air yang sedang mendidih bergolak akan memberikan kejutan suhu pada daging. Hal ini memicu serat daging mengencang seketika, sehingga sari pati penentu rasa gurih tidak dengan sempurna ke dalam kuah.
"Kesalahan umum di dapur rumahan adalah membiarkan air mendidih besar lalu ayam langsung dimasukkan. Pori-pori daging akan langsung menutup karena kaget. Akibatnya, kaldu yang dihasilkan menjadi tipis dan rasanya cenderung hambar," ujar Chef Budi kepada RRI, pada Kamis, 9 Juli 2026.
Sebagai solusinya, ia merekomendasikan teknik masak perlahan atau slow-cook. Proses perebusan sebaiknya dimulai saat cairan masih dalam suhu ruang atau dingin. Selain itu, untuk hasil yang lebih istimewa, air putih biasa dapat diganti atau dicampur dengan sedikit air kelapa muda murni.
"Air kelapa memiliki kandungan mineral dan rasa manis alami yang berfungsi sebagai penguat rasa natural. Ketika ayam dimasukkan saat air masih dingin, sari pati daging memiliki waktu untuk keluar perlahan seiring naiknya suhu air. Teknik ini akan menghasilkan cita rasa kaldu soto yang jauh lebih kuat.
Kunci kesuksesan lainnya terletak pada pengaturan besaran api kompor. Ketika air mulai panas yang ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung kecil di pinggiran panci, api harus segera dikecilkan ke tingkat minimal.
Kuah kemudian dibiarkan dimasak perlahan (simmering) secara stabil selama 1,5 hingga 2 jam. Penambahan ceker atau tulang sayap ayam di dasar panci juga sangat disarankan untuk memberikan tekstur kaldu yang lebih khas.
"Jangan biarkan kuah bergolak keras karena itu akan membuat lapis an lemak pecah dan kuah menjadi keruh. Api kecil menjaga kaldu tetap jernih keemasan. Sementara itu, tambahan ceker ayam berfungsi untuk mengeluarkan kolagen dan gelatin alami, yang membuat tekstur kuah terasa lebih tebal dan lekat di bibir," katanya.
Dengan menerapkan teknik perebusan perlahan dan pengaturan suhu yang tepat, soto buatan rumah kini dapat memiliki kualitas kaldu, kejernihan, dan aroma lezat yang siap bersaing dengan sajian di restoran ternama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....