Tantangan Besar Jaga Rasa Autentik di Kancah Global
- 30 Jan 2025 08:20 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Membawa cita rasa autentik masakan Asia ke kancah internasional bukanlah tugas yang mudah. Chef de Cuisine di Papillon Zeugma Relaxury, Antalya, Turki, Ade Herlana mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam menyajikan menu Asia adalah mempertahankan keaslian rasa sambil tetap menyesuaikan dengan selera global. "Tantangan terbesar untuk tetap autentik makanan itu bahan-bahannya. Tidak semua bahan khas Asia tersedia di luar negeri, sehingga harus ada kreativitas dalam menggantinya tanpa menghilangkan esensi rasa asli,” ujar Ade, Rabu (29/1/2025).
Selain keterbatasan bahan, faktor presentasi dan tampilan makanan juga menjadi tantangan. Sebagai seorang chef di hotel bintang lima, Ade harus memastikan bahwa setiap hidangan tidak hanya enak tetapi juga menarik secara visual. "Biar lebih menarik, plating-nya harus rapi, bersih, dan full color. Piring yang digunakan juga harus sesuai dengan karakter makanan," kata Ade.
Selain itu, penerimaan lidah internasional terhadap rasa khas Asia juga menjadi faktor penting. Neberapa rasa yang kuat, seperti pedas atau gurihnya, mungkin perlu sedikit disesuaikan agar bisa diterima oleh pelanggan dari berbagai negara. "Saya pernah menyajikan sate ayam dengan sambal kacang dan lontong. Tapi agar lebih menarik, saya ubah penyajiannya dengan plating yang lebih modern tanpa menghilangkan rasa asli," ucap Ade.
Ade percaya bahwa dengan inovasi yang tepat, masakan Asia bisa tetap mempertahankan keasliannya sambil tetap disukai oleh berbagai budaya. "Kita harus terus berkreasi tanpa menghilangkan identitas asli makanan Asia. Ini adalah bagian dari tantangan seorang chef di dunia internasional untuk mengenalkan kuliner Asia ke dunia," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....