Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Pandeglang Baru 45 Persen

  • 09 Jul 2024 12:15 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: Realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kabupaten Pandeglang, baru mencapai 45 persen. Namun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten atau Samsat Cabang Pandeglang meyakini, target tahun ini akan tercapai.

Kepala Samsat Pandeglang, Epy Shafiullah menyebut, saat ini realisasi penerimaan PKB baru mencapai 45,95 persen, atau setara dengan Rp37 miliar. Sementara target yang ditetapkan tahun ini sebesar Rp82 miliar.

“Untuk target tahun ini kita untuk PKB di Rp82 miliar. Sampai dengan tanggal 7 Juli 2024, sudah terealisasi Rp37 miliar,” ucap Epy saat ditemui di kantornya, Selasa (9/7/2024).

Baca juga: Samsat Pandeglang Naikan Targetkan Pendapatan Pajak

Dia mengakui, capaian saat ini meleset dari target bulan Juni yang seharusnya bisa menyentuh diangka 50 persen dari target. Dia beralasan, keterlambatan tersebut karena ada beberapa kendala lain seperti libur dan kemarau panjang.

“Pertama karena kemarin banyak libur panjang, kedua ada juga kemarau panjang. Masyarakat Pandeglang kan banyak dari hasil bumi atau alam, baik nelayan maupun petani. Karena ada imbas dari El Nino tahun lalu, masih berefek sampai saat ini yang berakibatkan gagal panen. Itu membuat masyarakat kesulitan (membayar pajak),” ujar dia.

Namun begitu, pihaknya terus melakukan optimalisasi penerimaan pajak. Beberapa cara telah dilakukan seperti rutin menggelar razia dan mendatangi wajib pajak secara langsung. Dalam setiap penertiban pajak pun, pihaknya selalu mengikutsertakan kendaraan Samsat Keliling (Samling), agar pengendara yang terkena razia bisa langsung membayar kewajiban mereka di lokasi razia.

Baca juga: Tunggak Pajak, Puluhan Kendaraan di Pandeglang Terjaring Razia

“Walaupun ada factor-faktor itu, kami tetap berupaya melakukan penagihan dan pendataan kembali door to door yang kami lakukan, termasuk penertiban pajak kendaraan. Mudah-mudahan tidak semua juga terkena efek dari faktor tadi,” kata Epy.

Dia pun mengingatkan wajib pajak yang belum membayar pajak, untuk segera menunaikan kewajibannya. Sebab pajak yang dibayarkan akan kembali ke masyarakat untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lain-lain.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita selalu mencapai diakhir tahun. Asalkan kita tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat, mengedukasi masyarakat soal pentingnya pajak. Jadi saya tetap optimis akhir tahun realisasinya akan tercapai sesuai dengan target,” ucap dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....