Pemerintah Monitoring dan Evaluasi Puluhan Koperasi di Kabupaten Tangerang

  • 23 Nov 2023 13:33 WIB
  •  Banten

KBRN, Tangerang: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap puluhan koperasi di Kabupaten Tangerang. Sedikitnya ada 22 koperasi dari total target 30 koperasi yang di Monev.

Adapun saat ini koperasi yang menjadi kewenangan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang tercatat sekitar 374 koperasi.

“Dalam kegiatan ini dilakukan pembinaan kepada koperasi yang belum memenuhi eksistensi dokumen perkoperasian. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk pendampingan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang kepada koperasi binaan,” ujar Kepala Bidang Koperasi Yeni Yuliawati, Kamis (23/11/2023).

Baca juga:

Bupati Zaki Sebut Koperasi Tulang Punggung Perekonomian Masyarakat

Dia menerangkan, Monev koperasi dilakukan dengan beberapa indikator, diantaranya aspek tata kelola koperasi, profil risiko koperasi, kinerja keuangan, dan permodalan koperasi.

“Indikator tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa koperasi berjalan dengan efektif, efisien, dan sesuai pada tujuan yang telah ditetapkan dan regulasi yang berlaku,” kata dia.

Selain itu, evaluasi dilaksanakan untuk menilai sejauh mana koperasi telah mencapai tujuan yang telah ditetapkan pada Rapat Anggota Koperasi dan evaluasi ini melibatkan analisis terhadap pencapaian kinerja koperasi, seperti peningkatan pendapatan, peningkatan jumlah anggota, dan indikator pencapaian lainnya.

Baca juga:

Koperasi Dinilai sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia

Dia menyampaikan, koperasi aktif di kabupaten Tangerang yaitu sebanyak 613 koperasi, dari jumlah tersebut terbagi sebanyak 374 koperasi dengan instansi Pembina Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, 92 koperasi dengan instansi Pembina Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten dan 147 koperasi dengan instansi Pembina Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia.

“Dari banyaknya koperasi binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, monitoring dan evaluasi juga dapat membantu Diskum Kabupaten Tangerang dalam pengambilan keputusan dan kebijakan strategis, seperti pengembangan program dan kebijakan yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan koperasi,” ucapnya.

Baca juga:

Koperasi di Pandeglang Donasikan Rp22,5 Juta untuk Palestina

Yeni Yuliawati berharap, dengan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi koperasi ini, Diskum bisa terus memantau pergerakan koperasi dan memastikan bahwa koperasi sudah berjalan dengan baik dan efektif.

“Kami dapat secara aktif memantau berbagai aspek kondisi koperasi. Dengan demikian, kami berharap kedepannya dapat terus mendeteksi potensi masalah dalam koperasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaikinya melalui kebijakan atau pun program,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....