Penerimaan Negara Bukan Pajak Banten Tumbuh 8,02 Persen

  • 01 Apr 2026 09:20 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Provinsi Banten sampai dengan 28 Februari 2026, tumbuh sebesar 8,02 persen dengan realisasi mencapai 16,21 persen. Realisasi ini lebih tinggi dibanding capaian nasional yang tercatat sebesar 14,80 persen.

“Kinerja PNPB ini ditopang oleh pendapatan pelayanan pertanahan, jasa kepelabuhan, pelayanan pendidikan, dan pelayanan kesehatan,” kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten, Lisbon Sirait dalam siaran pers yang diterima RRI, Rabu, 1 April 2026.

Dia menuturkan, dari sisi belanja negara sampai dengan 28 Februari 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 16,7 persen dengan realisasi sebesar 18,91 persen di atas realisasi Nasional sebesar 12,80 persen dari target.

Realisasi belanja negara terbesar berasal dari belanja Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp3,65 triliun atau 24,50 persen di atas realisasi nasional sebesar 21,30 persen dari target, dipengaruhi oleh kenaikan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik. Sementara realisasi belanja K/L sebesar Rp0,83 triliun atau 9,46 persen di bawah realisasi nasional sebesar 10,30 persen dari target.

“Ini dipengaruhi oleh pembangunan infrastruktur jalan dan pendidikan, pelaksanaan kegiatan tugas pokok dan fungsi Kementerian/Lembaga serta pembayaran gaji ASN/TNI/Polri dan PPPK,” ucap dia.

Di sisi lain, belanja K/L, belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal sampai dengan 28 Februari 2026, mengalami pertumbuhan positif. Realisasi belanja pegawai mencapai 11,96 persen di atas bawah realisasi nasional sebesar 12,60 persen. Dipengaruhi oleh penambahan PPPK dan ASN/TNI/Polri pada beberapa Kementerian/Lembaga.

“Sementara realisasi belanja barang sebesar 7,53 persen di bawah realisasi nasional sebesar 9,6 persen, yang mengalami akselerasi yang signifikan khususnya dibidang pertahanan dan keamanan,” ujar Lisbon.

Lebih jauh dia membeberkan, kinerja penyaluran TKD sampai dengan 28 Februari 2026 tumbuh sebesar 15,99 persen dan telah tersalurkan sebesar Rp3,65 triliun atau sebesar 24,50 persen di atas realisasi nasional sebesar 21,30 persen dari target.

Lisbon juga menjelaskan kinerja APBD Banten sampai dengan 28 Februari 2026, pendapatan daerah terkontraksi sebesar 5,74 persen dan belanja daerah juga terkontraksi sebesar 18,95 persen. TKD yang telah disalurkan ke Provinsi Banten sampai dengan 28 Februari 2026 sebesar Rp3,65 triliun atau sebesar 67,83 persen dari total pendapatan Banten.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....