BI Banten Dorong Perluasan QRIS di Lokasi Wisata
- 24 Mei 2025 17:20 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten terus mendorong penggunaan perluasan QRIS di lokasi wisata. Apalagi memiliki beragam potensi wisata yang melimpah.
"Banten ini potensi pariwisata banyak sekali, mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata religi. Maka Ini perku kita dorong agar di lokasi wisata bisa gunakan QRIS," kata Deputi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten, Hario K Pamungkas, disela Dialog Wisata Banten Potensi, Tantangan dan Dukungan Pembayaran QRIS di Bintaro Jaya Xchange Mall 2 Tangerang Selatan, Sabtu (24/5/2025).
Untuk mendukung itu BI terus melakukan inovasi program mendukung pembayaran non tunai melalui QRIS. Apalagi QRIS saat ini sudah digunakan di tiga negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.
"Jadi kalau ada wisatawan dari tiga negara ini datang ke lokasi wisata di Banten tidak perlu lagi mereka menukar uang rupiah. Cukup dengan pakai QRIS saja. Makanya lokasi wisata di Banten perlu menyiapkan inj, agar wisatawan luar negari tidak kesulitan saat berwisata di Banten," katanya.
Plt Kadispar Banten, Linda Rohyati Fatimah menyampaikan Provinsi Banten memiliki semua potensi yang tidak kalah dengan yang ada di provinsi lain. Salah satu yang yakni wisata budaya dari kearifan lokal seperti Baduy.
Maka dari itu, kami juga terus menjaga kearifan lokal seperti Baduy. Tradisi ini perlu dilindungi dan dilestarikan," katanya.
Karena itu Linda menyambut baik peluasan pemakaian QRIS di lokasi wisata. Karena sejauh ini sudah ada beberapa lokasi wisata yang mendigitalisasi.
"Maka melalui bidang SDM dan Ekraf, Dispar terus melakukan pelatihan dan bimbingan terhadap pelaku wisata. Salah satunya yakni dengan pemahaman digital, agar potensi wisata di Banten juga lebih dikenal masyarakat luas," ucapnya.
Lina menambahkan penataan dan pemetaan potensi objek wisata dari bidang destinasi dan pendukungan penetapan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pelaku pariwisata yang dilakukan sebagai bentuk bagian peningkatan ekonomi kreatif. Selain tersertifikasi baik SDM dan bisnisnya, maka pemasaran di bidang pariwisata terus digalakkan.
"Kegiatam hari ini adalah upaya harmonisasi dan langkah nyata antara BI Banten dan Dispar," ujarnya.