250 Balita Stunting di Pandeglang Dapat Paket Bantuan Nutrisi

  • 27 Sep 2023 21:33 WIB
  •  Banten

KBRN, Pandeglang: 250 balita yang mengalami stunting di Kabupaten Pandeglang, mendapat bantuan berupa paket penambah nutrisi dan gizi. Bantuan itu disalurkan oleh Indomaret yang bekerja sama dengan PT Nutricia Indonesia melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR).

Deputi Branch Manager Indomaret, Michael Cokro Wiharjo mengatakan, bantuan diberikan untuk menekan angka stunting di Pandeglang.

"CSR merupakan salah satu tanggung jawab sosial dari kami selaku perusahaan yang berada dalam lingkungan Kabupaten Pandeglang, sehingga kami bisa memberikan manfaat atau keberadaan kami bisa dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar," katanya usai penyerahan bantuan di Pendopo Bupati Pandeglang, Rabu (27/9/2023).

Baca juga:

Ibu dan Balita di Kabupaten Tangerang Dapat Bantuan 250 Paket Nutrisi

Menurutnya, tumbuh kembang anak sangat bergantung pada asupan nutrisi yang diterima oleh masing-masing anak. Maka dengan asupan nutrisi yang baik dan gizi seimbang, diharapkan anak-anak Pandeglang tumbuh menjadi anak yang sehat.

"Sehingga dengan kesehatan yang maksimal itu sumber daya manusia dari anak-anak kita akan semakin baik dan bisa berdaya saing di masa yang akan datang," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eniyati mengatakan, bantuan ini akan diarahkan ke lokus stunting diantaranya Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari.

Baca juga:

ASI Eksklusif bagi Bayi Dapat Cegah Kasus Stunting

"Harapan kami, bantuan ini bukan cukup satu kali tetapi secara periodik bisa membantu kami sehingga meringankan Pemerintah Daerah dalam penanganan kasus stunting," katanya.

Menurut Eniyati, pemberian nutrisi untuk stunting ini tidak cukup satu kali saja, melainkan harus diberikan secara bertahap selama tiga bulan berturut-turut.

"Jadi balita stunting di kabupaten kita akan mendapatkan makanan tambahan pangan lokal secara kontinu selama tiga bulan berturut-turut," ujar dia.

Baca juga:

Stunting di Pandeglang Ditargetkan Turun 14 Persen Dalam 3 Tahun

Eni menyebut, prevalensi stunting di Pandeglang terus menurun tiap tahunnya. Capaian ini menurut Eni hasil dari program kerja yang dibuat oleh semua stakeholder terkait.

"Angka stunting kita di tahun 2021 37,8 persen. Berkat kerjasama Pemerintah Daerah yang memang luar biasa di tahun 2022 kita bisa menurunkan angka stunting menjadi 29,4 persen. Penurunan yang luar biasa untuk Kabupaten Pandeglang mencapai 8 persen, dan tahun ini diangka 24 persen," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....