Penanggulangan HIV/AIDS di Lebak Akan Menyasar Pelajar dan Santri

  • 26 Sep 2023 19:38 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menaruh perhatian serius terhadap penanggulangan HIV/AIDS. Hhal itu dilakukan dengan menggelar Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tingkat Kabupaten Lebak di ruang Kerja Wakil Bupati, Selasa, 26 September 2023.

“Rapat koordinasi terkait penanggulangan AIDS merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menurunkan AIDS di Kabupaten Lebak dengan melaksanakan langkah langkah strategis serta membuat gerakan dan inovasi penanganan,” kata Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi.

Baca juga:

Peran Aktif Forum GENRE Dinilai Penting Turunkan Stunting di Lebak

Tahun ini hingga 2 Agustus, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak menemukan 85 kasus positif HIV dan 37 AIDS. Untuk menekan masalah itu, Ade menginstruksikan kepada dinas dan unsur terkait agar gencar melaksanakan sosialisasi kepada siswa SMP SMA dan Pondok Pesantren di Lebak. Serta memberikan perhatian pelayanan kesehatan dan menjaga ketersediaan obat.

“Saya mengajak kepada unsur yang terlibat bergerak bersama-sama menyadarkan masyarakat akan bahaya AIDS, mengawasi kasus-kasus HIV dan melakukan perawatan terhadap pasien HIV secara intensif,” kata dia.

Baca juga:

Pemkab Lebak dan KBPB Komitmen Lindungi Sastra Daerah

Kepala Dinas Kesahatan (Dinkes) Lebak, Triatno Supiyono menuturkan, ditemukannya kasus HIV/AIDS itu, menjadi indikasi bahwa penderita HIV/AIDS perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak sehingga penyebaran kasus itu bisa ditekan.

“Kami terus berusaha komitmen untuk memberikan perhatian kepada ODHA (orang dengan HIV/AIDS) dan persoalan HIV/AIDS. Kita terus berupaya mencari formula yang tepat agar stigma itu tidak berkembang di masyarakat,” ucap dia.

Baca juga:

Bupati Lebak Apresiasi Program TMMD di Wilayahnya

Dia mengatakan, Dinkes juga terus menjalin komunimasi dengan tokoh masyarakat dan ulama di Lebak melalui MUI Lebak. Mengingat ulama dipandang dekat dengan masyarakat.

“Langkah preventif kita terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkai penyuluhan bahaya HIV AIDS terutama bagi kalangan pelajar dan generasi muda,” ujarnya.

Rekomendasi Berita