Pemprov Banten Siagakan Faskes Antisipasi Dampak Abu Vulkanik

  • 07 Sep 2026 07:57 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Provinsi Banten menyiagakan fasilitas kesehatan di seluruh tingkatan dan wilayah untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kesiapsiagaan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Kesehatan Provinsi Banten Nomor 400.7/3234/DINKES/2026.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menyampaikan Surat edaran tersebut ditujukan kepada rumah sakit, balai karantina kesehatan, dan seluruh puskesmas di Provinsi Banten. Kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dilakukan sesuai tingkat risiko, kebutuhan wilayah, dan rencana kontingensi daerah.

Seluruh puskesmas, rumah sakit, Labkesmas, UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan, dan pos kesehatan diminta mengaktifkan kesiapsiagaan sesuai kondisi wilayah. Fasilitas kesehatan yang ditetapkan juga diminta mengatur pelayanan selama 24 jam sesuai kebutuhan.

Kesiapan tersebut, kata dia mencakup tenaga kesehatan, sistem rujukan, ambulans, ruang observasi, tabung oksigen, pulse oximeter, dan sarana penanganan kegawatdaruratan pernapasan. Fasilitas kesehatan juga diminta menyiapkan masker medis, respirator partikulat, pelindung mata, sarung tangan, dan alat pelindung diri bagi petugas.

Dinas Kesehatan juga meminta fasilitas kesehatan memastikan ketersediaan obat-obatan esensial sesuai kebutuhan klinis. Pemantauan aktif dilakukan terhadap kelompok rentan serta masyarakat dengan penyakit pernapasan dan penyakit kronis lainnya.

Tenaga kesehatan, lanjut Ati diminta melakukan surveilans harian terhadap gangguan pernapasan, iritasi mata, gangguan kulit, dan keluhan kesehatan lain yang diduga berkaitan dengan abu vulkanik. Fasilitas kesehatan juga diminta segera melaporkan peningkatan kasus, kematian, keterbatasan logistik, atau gangguan pelayanan kesehatan.

Selain kesiapsiagaan layanan, tenaga kesehatan diminta memperkuat edukasi dan komunikasi risiko kepada masyarakat. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi serta menerapkan langkah perlindungan kesehatan untuk mengurangi dampak paparan abu vulkanik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....