Cek Kesehatan Gratis Jadi Pintu Deteksi Dini Kesehatan

  • 20 Agt 2026 16:43 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • Dinkes Kota Serang mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya deteksi dini berbagai risiko penyakit.
  • CKG tidak hanya bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan ketika seseorang sudah mengalami keluhan, tetapi juga untuk menemukan faktor risiko sehingga pencegahan dapat dilakukan lebih awal.
  • Dinkes Kota Serang menekankan bahwa program ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan sejak dini.

RRI.CO.ID, Serang — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mendorong masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis atau CKG sebagai langkah deteksi dini berbagai risiko penyakit. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan sejak dini.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Serang, Henna Arlini mengatakan, CKG tidak hanya ditujukan untuk mengetahui kondisi kesehatan saat seseorang sudah mengalami keluhan. Pemeriksaan tersebut juga bertujuan menemukan faktor risiko sehingga pencegahan dapat dilakukan lebih awal.

Menurut Henna, masyarakat yang mengikuti CKG akan menjalani sejumlah tahapan, termasuk pengisian asesmen melalui aplikasi Satu Sehat. Data tersebut menjadi bagian dari rekam kesehatan pribadi yang dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya.

“CKG ini lebih ke arah pencegahan, deteksi dini. Yang belum punya penyakit kita kasih tahu dan kita edukasi supaya tidak menjadi penyakit. Kalau sudah terdeteksi faktor risikonya, kita cegah,” ujar Henna kepada RRI Banten, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, asesmen dalam CKG juga mencakup kondisi kesehatan jiwa. Melalui kuesioner, tenaga kesehatan dapat melihat adanya kecenderungan atau faktor risiko tertentu, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan mental. Jika ditemukan indikasi, masyarakat dapat memperoleh arahan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Henna mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan rasa takut sebagai alasan untuk menghindari pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, mengetahui kondisi kesehatan lebih awal justru memberikan kesempatan untuk melakukan perubahan pola hidup atau mendapatkan pengobatan jika memang ditemukan penyakit.

“Cek sekarang, sehat di masa depan. Jangan karena takut akhirnya kita tidak melakukan pengecekan. Kita tidak akan tahu kondisi tubuh kita kalau tidak diperiksa,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....