Sepanjang 2026, Terjadi 42 Kasus Gigitan Hewan di Pandeglang
- 06 Jul 2026 13:34 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 42 kasus gigitan hewan yang berisiko menularkan rabies hingga Juni 2026. Meski belum ditemukan kasus positif rabies pada manusia, seluruh kasus gigitan tetap mendapat perhatian karena berpotensi menyebabkan penularan apabila tidak segera ditangani.
Pengelola Program Zoonosis Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Rifki Rahayu mengatakan, seluruh laporan gigitan hewan langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama Dinas Peternakan. Hewan yang menggigit akan dipantau selama 14 hari untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi rabies.
"Di Pandeglang sampai bulan Juni tercatat 42 kasus gigitan hewan. Bukan kasus positif rabies, tetapi seluruh kasus gigitan hewan," ujar Rifki saat menjadi narasumber dalam program Banten Menyapa RRI Pro 1 Banten, Senin, 6 Juli 2026.
Ia menjelaskan, apabila selama masa observasi hewan tetap sehat, maka risiko rabies dinilai sangat kecil. Sebaliknya, jika hewan mati secara tiba-tiba, petugas akan mengambil sampel otak untuk diperiksa di laboratorium. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan positif rabies, korban akan mendapatkan penanganan lanjutan berupa serum anti rabies selain vaksin anti rabies.
Rifki mengingatkan masyarakat agar tidak menunda penanganan apabila mengalami gigitan hewan. Langkah pertama yang harus dilakukan ialah mencuci luka menggunakan air mengalir dan sabun, kemudian segera mendatangi puskesmas untuk memperoleh vaksin anti rabies sesuai prosedur medis.
Menurutnya, rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena belum dapat disembuhkan ketika gejala klinis sudah muncul. Gejala awal biasanya berupa demam, kemudian berkembang menjadi takut air, takut cahaya, hingga gangguan sistem saraf.
"Jika tergigit hewan, segera datang ke puskesmas. Luka harus dicuci dan korban mendapatkan vaksin anti rabies secepat mungkin agar risiko penyakit dapat dicegah," ujar Rifki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....