Jelang Iduladha, BKHIT Banten Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban
- 15 Mei 2026 14:04 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Satuan Pelaksana Merak pada Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Banten meningkatkan pengawasan terhadap pengiriman hewan kurban dari Sumatera ke Pulau Jawa. Hal itu dilakukan, lantaran terjadi peningkatan pengiriman hewan kurban dari Sumatera ke Pulau Jawa.
“Peningkatan pengawasan karena memang lalu lintas menjelang Iduladha meningkat. Berdasarkan data, lalu lintas rumaninsia yang melalui Pelabuhan Merak. Rata-rata 670 frekuensi dengan kurang lebih 11.900 ekor,” kata Kepala Satuan Pelayanan, pada balai karantina hewan, ikan dan tumbuhan (BKHIT) Banten, Melani Wahyuni, Jumat 15 Mei 2026.
Namun demikian, Melani menyebut, menjelang hari raya Iduladha, rata-rata per bulanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan yang mencapai 1.500 frekuensi atau volume kurang lebih 31 ekor atau meningkat 260 persen. “Dan dari hewan tersebut mayoritas sapi sebanyak 85 persen," ujar Melani.
Adapun penyakit yang diwaspadai terhadap hewan kurban, Melani menyampaikan, diantaranya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD) antrax, brucellosis, dan infeksi cacing hati. " Sebetulnya banyak yang harus diwaspadai terhadap hewan kurban. Seperti penyakit mulut dan kuku, LSD dan antraks,” katanya.
Dalam melaksanakan pengawasan, Melani mengaku melibatkan pihak kepolisian, TNI, dan Dinas Pertanian setempat. “Pengawasan dilakukan bersama kepolisian, TNI dan pertanian setempat agar bisa dilakukan pengawasan yang maksimal terhadap hewan kurban tersebut," ucap Melani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....