Masih Terdapat Persepsi Negatif Masyarakat Terhadap Penderita HIV/Aids

  • 08 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Hingga saat ini masih terdapat stigma negatif di tengah masyarakat terhadap penderita HIV/AIDS. Stigma tersebut harus diluruskan melalui edukasi dan peningkatan kesadaran bersama agar masyarakat lebih memahami pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit menular.

Wakil Bupati Kabupaten Lebak, Amir Hamzah, selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Lebak saat menghadiri kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV, Infeksi Menular Seksual (IMS), dan Hepatitis C bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas II Rangkasbitung Kamis, 7 Mei 2026, mengatakan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan, mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan merata.

Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas Rangkasbitung tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lebak melalui KPAD bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pemasyarakatan. Program Mobile VCT itu bertujuan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, deteksi dini, edukasi, serta konseling terkait HIV, IMS, dan Hepatitis C kepada para warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dengan adanya pemeriksaan tersebut, diharapkan penanganan kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sehingga mampu mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.

“Maksud kedatangan kami supaya kesehatan warga binaan bisa terus terpantau, sehingga nanti saat pulang ke rumah dalam keadaan sehat. Kami juga ingin membantu warga binaan agar dapat memeriksakan kesehatannya supaya hidup sehat dan jangan sampai terpapar penyakit menular yang berbahaya. Itu menjadi tugas kami,” ujar Amir Hamzah.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi warga binaan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan secara rutin. Kepala Lapas Rangkasbitung, Muarif Khakim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan seluruh tenaga kesehatan yang telah mendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan.

Menurut Muarif Hakim, kegiatan Mobile VCT sangat membantu pihak lapas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi para warga binaan selama menjalani masa pembinaan. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, KPAD, dan Dinas Kesehatan yang telah memberikan perhatian kepada warga binaan melalui pemeriksaan kesehatan ini.

Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga,” kata Muarif Khakim. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala guna meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Melalui kegiatan Mobile VCT ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap kesadaran masyarakat, khususnya warga binaan pemasyarakatan, terhadap pentingnya deteksi dini dan pencegahan HIV, IMS, serta Hepatitis C dapat terus meningkat demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....