Camat Se-Kabupaten Tangerang Diminta Fokus Entaskan Stunting
- 16 Mei 2023 14:21 WIB
- Banten
KBRN, Tangerang: Para camat di Kabupaten Tangerang diminta fokus dalam penanganan dan penuntasan masalah kesehatan seperti stunting dan gizi buruk.
"Target pemerintah pusat menurunkan stunting ini bukan hal yang mudah. Maka dari itu seluruh sumber daya harus terus ditingkatkan. Saya minta seluruh camat agar fokus menangani stunting di wilayahnya," ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, Selasa (16/5/2023).
Baca juga:
Tekan Stunting, Bupati Ratu Bagikan Ribuan Bantuan Pangan
Selain membahas prioritas pembangunan daerah di tahun anggaran 2023, Bupati juga menekankan strategi penanganan stunting. Pemkab akan melakukan pengawasan dan penyelenggaraan program pendidikan kepada keluarga yang memiliki bayi stunting atau rawan stunting.
"Karena stunting ini bukan urusan seminggu, dua minggu, sebulan, dua bulan jadi beres. Prosesnya panjang, anaknya yang enggak langsung sehat itu harus berkala dipantau bahkan butuh waktu mungkin lebih dari dua tahun. Maka dari itu programnya harus spesifik dan harus konsisten serta terpantau," ucapnya.
Bupati berharap semua elemen agar saling komunikasi dan berkolaborasi. Menurut dia, komunikasi dan kolaborasi tidak hanya melibatkan Puskesmas, Posyandu, kader Tangerang Sehat, kader PKK, para relawan, dan kecamatan. Diperlukan pula ketersediaan dan keakuratan data.
Baca juga:
Pemkab Pandeglang Tetapkan 10 Desa Lokus Penanganan Stunting
"Harus berbagi kalau datanya nanti ada sekian ribu berbagi nanti orangnya, agar secara berkala perkembangan anak stunting dan rawan stunting ini bisa terpantau dengan baik, begitu juga dengan gizi buruk ini biasanya akan mengikuti," katanya.
Data terakhir mencatat, angka kasus stunting atau penyakit gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Tangerang tahun 2022 sebanyak 9.200 anak. Jumlah itu mengalami penurunan sebanyak 3,7 persen atau setara 6.900 kasus dari tahun sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....