Digital Detox, Perlukah di Era Serba Online?
- 19 Apr 2026 21:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, kehidupan masyarakat kini tidak bisa lepas dari penggunaan perangkat digital setiap hari. Mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan, semuanya terhubung melalui layar yang seolah tidak pernah berhenti menyala.
Kondisi ini membuat banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan gawai tanpa disadari di setiap harinya. Bahkan, kebiasaan tersebut perlahan memengaruhi kualitas tidur, konsentrasi, hingga interaksi sosial dalam kehidupan nyata.
| Baca juga: Ancaman Media Digital bagi Keluarga Harmonis |
Tanpa disadari, paparan digital berlebih dapat memicu kelelahan mental serta menurunkan produktivitas dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, kesadaran untuk mengatur penggunaan teknologi menjadi penting agar keseimbangan hidup tetap terjaga.
Seorang psikolog asal Kota Serang, Lian menjelaskan, digital detox dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan mental.
“Mengurangi waktu layar membantu otak beristirahat, sehingga emosi lebih stabil dan fokus meningkat dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya kepada RRI pada Minggu, 19 April 2026.
Meski demikian, digital detox tidak berarti harus sepenuhnya meninggalkan perangkat digital dalam kehidupan modern saat ini. Sebaliknya, langkah ini lebih menekankan pada pengaturan waktu penggunaan agar tidak berlebihan dan tetap terkontrol.
Beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan, seperti menetapkan batas waktu penggunaan gawai setiap hari secara konsisten. Selain itu, menghindari penggunaan perangkat sebelum tidur juga membantu meningkatkan kualitas istirahat yang lebih baik.
| Baca juga: Konsistensi Jadi Tantangan Digital Marketing |
Aktivitas alternatif seperti membaca buku, berolahraga ringan, atau berinteraksi langsung dengan orang sekitar dapat menjadi pilihan yang bermanfaat. Di sisi lain, mematikan notifikasi yang tidak penting juga membantu mengurangi distraksi dari perangkat digital.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, kita tetap dapat memanfaatkan teknologi tanpa harus bergantung secara berlebihan dalam kehidupan sehari-hari. Digital detox pun menjadi langkah bijak untuk menjaga keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....