Ngomong Sendiri Bukan Selalu Tanda Gangguan Mental

  • 26 Mar 2026 11:08 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kebiasaan ngomong sendiri masih sering dianggap sebagai tanda seseorang mengalami gangguan mental oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam ilmu psikologi, kebiasaan tersebut tidak selalu berarti gangguan, tetapi bisa menjadi bagian dari proses berpikir seseorang.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang sebenarnya pernah berbicara sendiri tanpa disadari saat sedang memikirkan sesuatu. Kebiasaan tersebut biasanya muncul saat seseorang sedang bingung, mengingat sesuatu, menilai situasi, atau mencoba menenangkan dirinya sendiri dalam situasi tertentu.

Dalam psikologi, kebiasaan berbicara sendiri dikenal dengan istilah self talk, yaitu dialog seseorang dengan dirinya sendiri secara sadar. Self talk merupakan bagian dari proses kognitif yang membantu seseorang mengatur pikiran, emosi, serta memahami situasi yang sedang dihadapi.

Secara ilmiah, ketika seseorang berbicara sendiri, otak bekerja lebih aktif karena melibatkan proses berpikir dan berbicara secara bersamaan. Hal tersebut membuat seseorang lebih mudah memahami masalah, mengingat sesuatu, serta menyusun langkah yang akan dilakukan berikutnya.

Selain membantu proses berpikir, self talk juga berfungsi sebagai cara seseorang mengelola emosi dan tekanan dalam dirinya. Banyak orang secara tidak sadar berbicara sendiri ketika sedang sedih, marah, takut, atau cemas agar perasaannya lebih terkendali.

Seorang psikolog asal Serang, Lian mengatakan, kebiasaan berbicara sendiri masih tergolong normal dalam psikologi. “Self talk itu cara seseorang berdialog dengan dirinya sendiri, justru sering membantu mengatur emosi dan pikiran,” ujarnya kepada RRI pada Kamis, 26 Maret 2026.

Namun demikian, kebiasaan berbicara sendiri perlu diperhatikan jika seseorang merasa berbicara dengan sosok yang tidak nyata. Kondisi tersebut biasanya disertai halusinasi, delusi, atau mendengar suara tertentu sehingga sudah masuk ke ranah gangguan psikologis dan perlu diperiksakan.

Oleh karena itu, kita tidak perlu langsung menilai seseorang mengalami gangguan mental hanya karena terlihat berbicara sendiri. Dalam banyak kasus, kebiasaan tersebut justru merupakan cara alami otak membantu manusia berpikir, mengingat, dan menenangkan diri.

Pemahaman yang benar mengenai kebiasaan tersebut penting agar masyarakat tidak mudah memberikan stigma negatif kepada orang lain. Sebab tidak semua perilaku yang terlihat berbeda selalu berkaitan dengan gangguan mental seperti yang sering dipahami selama ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....