Perawat Harus Adaptif Hadapi Digitalisasi Rumah Sakit

  • 17 Mar 2026 13:06 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Perawat dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan dan digitalisasi sistem pelayanan rumah sakit yang terus berkembang. Hal tersebut disampaikan Kepala Ruangan Poli Perawat RS Bhayangkara, Eni Nuraeni, dalam dialog Banten Menyapa bersama RRI Pro 1 Banten, Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya, perkembangan teknologi kesehatan saat ini membuat sistem pelayanan rumah sakit semakin modern dan berbasis digital. Kondisi tersebut mengharuskan tenaga kesehatan, termasuk perawat, untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan.

Eni menjelaskan, salah satu bentuk adaptasi yang dilakukan perawat adalah mengikuti berbagai pelatihan terkait penggunaan alat kesehatan modern serta sistem informasi rumah sakit. “Untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perawat mengikuti pelatihan penggunaan alat kesehatan yang semakin canggih serta sistem informasi rumah sakit,” ujarnya.

Lebih lanjut Eni menyampaikan, perkembangan digitalisasi juga mendorong penggunaan sistem rekam medis elektronik yang menggantikan metode pencatatan manual yang sebelumnya digunakan di banyak fasilitas kesehatan.

Selain itu, perawat juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada pasien terkait penggunaan alat kesehatan yang modern agar masyarakat tidak merasa khawatir atau takut. “Kami juga memberikan edukasi kepada pasien mengenai penggunaan alat kesehatan yang serba digital agar mereka tidak merasa takut,” katanya.

Menurutnya, kemampuan menguasai teknologi menjadi kompetensi penting bagi perawat di era pelayanan kesehatan modern. Namun demikian, ia menekankan bahwa penggunaan teknologi tetap harus diimbangi dengan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....