Stok Darah Lebak Aman Selama Ramadhan
- 22 Feb 2026 20:33 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Unit Transfusi Darah (UTD-PMI) Kabupaten Lebak, Banten memastikan ketersediaan stok darah selama bulan Ramadhan dalam kondisi relatif aman. Persediaan tersebut dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pasien di sejumlah rumah sakit, terutama RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.
Kepala UTD-PMI Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, mengatakan bahwa hingga saat ini permintaan darah masih dapat terpenuhi dengan baik. Ia menyebut, pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar stok tetap stabil sepanjang Ramadhan. “Alhamdulillah, stok darah selama Ramadhan ini relatif aman dan mencukupi untuk kebutuhan pasien, khususnya di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung,” ujar Firman di Rangkasbitung, Minggu 22 Februari 2026.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan darah tidak hanya mengandalkan donor sukarela, tetapi juga melalui donor pengganti dari keluarga pasien. Selain itu, UTD-PMI juga aktif melakukan strategi jemput bola ke berbagai kalangan masyarakat. “Kami mengoptimalkan metode jemput bola dengan mendatangi pendonor dari kalangan masyarakat, pelajar, karyawan, pegawai negeri, hingga komunitas profesi,” katanya.
Firman menjelaskan, tren donor darah selama Ramadhan justru mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Hal tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat untuk membantu sesama. “Selama ini, pendonor yang menyumbangkan darah di bulan Ramadhan juga meningkat. Ini tentu sangat membantu menjaga ketersediaan stok,” ucapnya.
Ia menambahkan, permintaan darah untuk pasien di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung maupun rumah sakit lainnya di wilayah Lebak relatif stabil. Tidak ada lonjakan signifikan yang dapat mengganggu ketersediaan stok. “Permintaan darah masih stabil, tidak terjadi peningkatan yang cukup tajam,” ujar Firman.
Kebutuhan darah, lanjutnya, didominasi oleh permintaan trombosit untuk pasien demam berdarah dengue (DBD) serta kebutuhan operasi ibu melahirkan. Permintaan tersebut rutin terjadi setiap harinya. “Kebanyakan permintaan darah untuk trombosit pasien DBD dan operasi ibu melahirkan. Setiap hari rata-rata antara 25 sampai 40 kantong darah,” katanya.
Nuriman warga Rangkasbitung, mengaku rutin mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali di UTD-PMI Lebak. Ia mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. “Saya setiap tiga bulan sekali donor darah di UTD-PMI Lebak. Mudah-mudahan bisa membantu pasien yang membutuhkan,” ujar Nuriman.
Ia juga mengajak masyarakat lainnya untuk tidak ragu mendonorkan darah, termasuk selama bulan Ramadhan. Menurutnya, donor darah tidak mengganggu ibadah puasa selama kondisi tubuh sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....