Kontrol Gula Darah dengan Kurangi Konsumsi Minuman Manis

  • 20 Feb 2026 10:00 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Kebiasaan mengonsumsi minuman manis kini semakin mudah ditemui dalam berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari. Namun demikian, jika dikonsumsi terlalu sering, kandungan gula berlebih di dalamnya dapat berdampak serius bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Selain praktis dan mudah diakses, minuman kemasan seperti kopi kekinian juga mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi. Karena itu, konsumsi tanpa kontrol dan tanpa disadari dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme secara perlahan.

Lebih lanjut, asupan gula berlebih diketahui dapat memicu kenaikan berat badan sekaligus meningkatkan risiko diabetes tipe dua. Di samping itu, lonjakan gula darah yang terjadi secara drastis turut memengaruhi kestabilan energi dan konsentrasi sepanjang hari.

Seorang ahli gizi lulusan salah satu universitas di Yogyakarta, Nur Aisyah, menekankan pentingnya membatasi gula tambahan. “Idealnya, asupan gula tambahan tidak melebihi batas anjuran harian, karena dampaknya memang tidak langsung terasa tetapi bersifat kumulatif,” ujarnya kepada RRI pada Jumat, 20 Januari 2026.

Ia menambahkan, kebiasaan minum manis secara rutin juga dapat membentuk ketergantungan rasa yang sulit dikendalikan. Akibatnya, pola konsumsi yang terus berulang membuat tubuh terbiasa meminta asupan gula dalam jumlah sama atau bahkan lebih banyak.

Oleh sebab itu, mengganti minuman manis dengan air putih atau infused water dapat menjadi langkah awal yang sederhana. Selain lebih sehat, kebiasaan membaca label kandungan gula juga membantu masyarakat lebih bijak dalam menentukan pilihan konsumsi.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan sekadar menghindari jenis minuman tertentu, melainkan membangun kesadaran membatasi asupan gula. Dengan demikian, melalui pengendalian yang konsisten, risiko penyakit akibat gula berlebih dapat ditekan sejak dini sekalipun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....