Ancaman Leptospirosis Mengintai, Tikus Jadi Penular Utama

  • 13 Feb 2026 13:50 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Penyakit leptospirosis kerap luput dari perhatian masyarakat, padahal risiko penularannya cukup tinggi terutama di lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik. Penyakit ini termasuk zoonosis, yakni dapat menular dari hewan ke manusia dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius bila tidak ditangani dengan cepat.

Dokter hewan Dini Nurul Fajri dari Sowoozoo Vetclinic Kota Serang menjelaskan, leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira. “Penyakit leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira,” ujarnya pada RRI, Jumat, 13 Februari 2026.

Menurut Dini, bakteri tersebut dapat dibawa oleh berbagai jenis hewan mamalia, baik domestik maupun liar. Hewan seperti anjing, kucing, domba, dan sapi berpotensi menjadi sumber penularan apabila terinfeksi.

Namun demikian, ia menegaskan tikus merupakan hewan yang paling berpotensi menularkan leptospira kepada manusia. Hal ini tidak terlepas dari karakteristik tikus yang mampu berkembang biak dengan sangat cepat serta mudah beradaptasi di berbagai lingkungan, termasuk area yang kotor dan lembap.

“Tikus sangat cepat berkembang biak, hidup di area kotor, mudah tersebar ke pemukiman serta sangat sering urinasi dan defekasi di lingkungan yang dilewatinya,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat bakteri Leptospira mudah mencemari tanah maupun air di sekitar permukiman. Manusia dapat terinfeksi ketika terjadi kontak dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi, terutama melalui luka terbuka atau selaput lendir.

Ia menekankan pentingnya upaya pencegahan berbasis lingkungan sebagai langkah utama memutus rantai penularan. Menjaga kebersihan rumah dan saluran air, mengelola sampah dengan baik, serta mengendalikan populasi tikus menjadi kunci dalam menekan risiko penyebaran penyakit ini.

Dini juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, khususnya saat musim hujan ketika genangan air lebih sering terjadi. Edukasi dan kesadaran bersama dinilai menjadi faktor penting untuk mencegah leptospirosis berkembang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....