RS Mata Ahmad Wardi Perkuat Literasi Kesehatan

  • 23 Jan 2026 18:20 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi Serang terus memperkuat peranannya dalam meningkatkan literasi kesehatan mata masyarakat, khususnya di tengah tingginya penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi berkelanjutan, pelayanan kesehatan yang komprehensif, serta program sosial yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Dalam dialog di RRI Pro 1 Banten, Jumat, 23 Januari 2026, dokter umum RS Mata Ahmad Wardi, Rahmi Elizawati menegaskan, kesehatan mata merupakan bagian penting dari kualitas hidup. Menurutnya, mata menjadi indra utama dalam menunjang aktivitas bekerja, belajar, dan berinteraksi di era digital.

Namun, kebiasaan menatap layar dalam waktu lama tanpa jeda dapat memicu berbagai gangguan, seperti mata lelah, mata kering, iritasi, hingga penglihatan kabur.

“Keluhan mata sering dianggap sepele. Padahal, jika dibiarkan, gangguan ini bisa berdampak pada produktivitas dan kenyamanan beraktivitas,” ujar Rahmi.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan sederhana, seperti mengatur durasi penggunaan gadget, menjaga jarak pandang, serta menerapkan aturan 20-20-20 guna merelaksasi otot mata.

Sementara Kepala Unit Marketing dan Komunikasi RS Mata Ahmad Wardi, Desta Anjastama, menjelaskan bahwa rumah sakit tidak hanya berfokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan sosial. RS Mata Ahmad Wardi mengusung pendekatan profesional, edukasional, dan sosial dalam menjawab tantangan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata.

“Edukasi menjadi kunci utama. Kami aktif melakukan penyuluhan melalui media, komunitas, dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk RRI, agar informasi kesehatan mata dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” kata Desta.

RS Mata Ahmad Wardi juga menyediakan layanan unggulan yang meliputi poli general oftalmologi, poli katarak, poli retina, poli glaukoma, serta poli infeksi dan imunologi. Layanan tersebut dirancang untuk menangani berbagai keluhan mata, termasuk gangguan yang sering dialami akibat paparan layar digital.

Selain itu, sebagai rumah sakit yang berada di bawah naungan Dompet Dhuafa, RS Mata Ahmad Wardi memiliki program sosial untuk masyarakat kurang mampu. Melalui program Banten Melihat, masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan dapat memperoleh pemeriksaan dan layanan mata secara gratis dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Melalui penguatan literasi kesehatan mata, RS Mata Ahmad Wardi berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan mata merupakan investasi jangka panjang. Kesadaran untuk memeriksakan mata secara rutin dan menerapkan pola penggunaan gadget yang sehat dinilai menjadi langkah penting dalam mencegah gangguan penglihatan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....