Studi Kelayakan RSUD Maja Rampung

  • 17 Nov 2025 20:36 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Pemerintah Kabupaten Lebak terus mematangkan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maja. Hal itu ditandai dengan penyampaian Laporan Akhir Penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study) yang digelar di Hotel Rahaya, Kecamatan Kalanganyar, Senin (17/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, bersama jajaran perangkat daerah terkait. Acara ini menjadi rangkaian akhir dari proses penyusunan dokumen studi kelayakan yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan pembangunan RSUD Maja.

Dalam pemaparannya, tim penyusun menyampaikan berbagai kajian yang telah diselesaikan, mulai dari analisis kebutuhan layanan kesehatan, aspek teknis bangunan, rencana kapasitas, hingga proyeksi pembiayaan. Kajian dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam laporan tersebut.

Tim menjelaskan bahwa hasil studi menunjukkan urgensi pembangunan fasilitas kesehatan baru di wilayah tengah dan utara Kabupaten Lebak. Hal ini mengingat pertumbuhan penduduk dan peningkatan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin tinggi.

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan penyusunan studi kelayakan tersebut. Ia menilai dokumen ini sangat penting sebagai landasan perencanaan yang matang.

“Studi kelayakan ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah awal yang menentukan keberhasilan pembangunan RSUD Maja. Kita ingin memastikan bahwa rumah sakit yang akan dibangun benar-benar menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Amir Hamzah.

Ia juga menegaskan keberadaan RSUD Maja nantinya akan menjadi fasilitas strategis yang mampu meningkatkan akses layanan kesehatan. Menurutnya, wilayah tengah dan utara Lebak membutuhkan rumah sakit representatif yang mudah dijangkau.

“Kami berkomitmen menghadirkan fasilitas kesehatan yang layak dan merata. Pembangunan RSUD Maja akan menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan,” katanya.

Pemerintah daerah berharap pembangunan rumah sakit ini dapat memenuhi standar pelayanan kesehatan yang baik serta mampu mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Amir Hamzah berharap laporan akhir studi kelayakan dapat menjadi acuan kuat bagi tahap perencanaan berikutnya, termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan skema pembiayaan pembangunan.

Ia menambahkan bahwa RSUD Maja merupakan investasi penting bagi masa depan pelayanan kesehatan di Lebak. Selain meningkatkan kualitas layanan, rumah sakit ini juga diharapkan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.

Dengan rampungnya laporan akhir studi kelayakan, Pemkab Lebak kini semakin dekat menuju tahapan realisasi pembangunan. Pemerintah optimistis rumah sakit tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tim Konsultan Studi Kelayakan RSUD Maja dari Untirta serta para kepala perangkat daerah yang terlibat dalam proses perencanaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....