Stres Kerja Meningkat, Produktivitas Bisa Terancam
- 19 Feb 2025 08:10 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Permasalahan kesehatan mental di dunia kerja semakin menjadi perhatian. Banyak pekerja mengalami stres, kecemasan, bahkan depresi akibat tekanan pekerjaan. Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit Andalucia, Nabila mengungkapkan bahwa kesehatan mental sangat memengaruhi produktivitas seseorang.
"Produktivitas, kemampuan menerima tekanan, dan kontribusi terhadap komunitas sangat dipengaruhi oleh kesehatan jiwa. Kesehatan mental tidak hanya aspek psikologis, tetapi juga fisik, sosial, dan spiritual," ujar Nabila, Selasa (18/2/2025).
Beberapa tanda gangguan mental di dunia kerja yang perlu diwaspadai antara lain gangguan tidur, perubahan nafsu makan, mood yang tidak stabil, serta perasaan cemas yang berkepanjangan. Jika gejala ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menurunkan performa kerja seseorang dan berujung pada burnout.
Nabila menjelaskan, beban kerja yang berlebihan, lingkungan kerja yang toksik, serta kurangnya kesadaran perusahaan terhadap pentingnya kesehatan mental menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini. "Sering kali pekerja merasa takut untuk mengungkapkan kondisi mereka karena stigma negatif terhadap gangguan mental," katanya.
Nabila juga menyoroti pentingnya peran perusahaan dalam menyediakan layanan konsultasi psikologis bagi karyawannya. "Selain kesehatan fisik, perusahaan juga harus memperhatikan kesehatan mental pekerja. Skrining rutin dan program konsultasi bisa menjadi solusi untuk mencegah gangguan kesehatan mental yang lebih parah," ujarnya.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, diharapkan lebih banyak perusahaan yang memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan psikologis pekerja. Langkah ini tidak hanya berdampak pada karyawan, tetapi juga meningkatkan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....