Penyakit Hati, Ancaman Terhadap Kesehatan Mental dan Spiritual

  • 04 Agt 2024 07:01 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Penyakit hati seperti riya, dendam, dan sombong tidak hanya merusak kualitas ibadah, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Ai Judiyyah Fahmi saat menyampaikan tausiah dalam program Mutiara Pagi bersama programa 1 RRI Banten, Minggu (4/8/2024).

Dalam tausiahnya, ia menyoroti isu penting tentang bagaimana penyakit hati dapat memengaruhi kesehatan mental dan spiritual serta dampaknya terhadap kesejahteraan individu. Penyakit hati seperti riya, yaitu melakukan amal untuk mendapatkan pujian manusia, dapat membuat seseorang merasa tidak puas dan cemas karena motivasi amalnya tidak tulus.

“Ketika hati dipenuhi oleh sifat-sifat negatif seperti dendam atau hasad, ini dapat menimbulkan stres emosional dan ketidaknyamanan mental,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa penyakit hati dapat mengganggu keseimbangan spiritual seseorang. Mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampun disertai istighfar, serta perbanyak bersyukur setiap saat adalah salah-satu kunci untuk mendapatkan ketenangan jiwa seorang muslim.

“Rasa iri atau kebencian terhadap orang lain, misalnya, dapat menyebabkan jauh dari rasa syukur dan kedamaian batin. Ini membuat seseorang terus-menerus merasa tidak bahagia meskipun memiliki banyak keberuntungan,” ujarnya.

Melalui istighfar dan doa kepada Allah SWT dapat membersihkan hati dari sifat-sifat buruk yang merusak.

“Dengan niat yang ikhlas dan hati yang bersih, kita tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah tetapi juga meningkatkan kesehatan mental dan spiritual kita,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....