Menilik Prinsip Halal dan Haram dalam Islam

  • 18 Jul 2024 08:07 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Prinsip halal dan haram menekankan pentingnya memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam aspek makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik. Dijelaskan oleh Ustaz Deni dalam Program Mutiara Pagi di RRI Banten, Kamis (18/7/2024) bahwa ada sebelas prinsip yang harus dipahami umat Muslim mengenai halal dan haram. Salah satunya adalah bahwa segala sesuatu pada dasarnya boleh hukumnya kecuali ada dalil yang mengharamkannya.

"Prinsip halal dan haram merupakan panduan penting bagi umat Muslim. Halal berarti segala sesuatu yang diizinkan oleh Allah, sementara haram adalah yang dilarang. Prinsip ini harus menjadi gaya hidup kita, penghalalan dan pengharaman hanyalah wewenang Allah. Mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram termasuk perilaku syirik," ujar Ustaz Deni.

Selain itu, Ustaz Deni juga mengingatkan bahwa sesuatu yang diharamkan oleh Allah pasti memiliki keburukan dan bahaya. "Dalam yang halal terdapat kecukupan sehingga tidak memerlukan yang haram. Mengantarkan kepada yang haram juga haram hukumnya," katanya.

Ustaz Deni juga memberikan tip dalam menghadapi produk-produk yang tidak jelas status halal dan haramnya. "Perhatikan label halal dari MUI dan BPOM. Periksa juga komposisi produk dan pastikan cara pembuatannya tidak menggunakan bahan haram," ujarnya.

Untuk memastikan kehalalan produk di tengah banyaknya produk impor, Ustaz Deni menjelaskan bahwa umat muslim harus teliti dengan melihat sertifikat halal dan label yang ditempelkan. Ini penting untuk menjaga kita dari mengkonsumsi yang haram.

Ustaz Deni mengajak diri pribadi dan semua pendengar untuk mulai merubah mindset dari sekadar enak dan kenyang menjadi halal dan thayyib. “Ini penting untuk kebaikan kita di dunia dan akhirat,” ujar Ustaz Deni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....