Makna Zuhud dan Tingkatannya dalam Islam

  • 07 Mei 2024 17:11 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Zuhud adalah meninggalkan atau menghindar dan menjauh dari kenikmatan dunia yang bukan menjadi tujuan utama seseorang. Orang yang berzuhud tidak menganggap kenikmatan dunia menjadikan dirinya terlena, melainkan hanya dijadikan alat untuk mencapai tujuan hidup yang sebenarnya yaitu kehidupan akhirat yang abadi.

Menurut Kepala Sub Bagian TU Kemenag Kota Serang, Deni Rusli, hal itu karena semakin tebal dan kuatnya iman seseorang serta adanya kemauan yang besar terhadap kehidupan akhirat yang kekal abadi.

Baca juga: Tiga Perempuan Durhaka yang Tercantum dalam Al-Qur'an

Ia menjelaskan ada tiga tingkatan dalam zuhud. Pertama adalah berzuhud pada dunia tetapi hatinya masih mencintai dunia. Kedua adalah zuhud terhadap dunia dengan sukarela karena menginginkan akhirat. Dan yang ketiga adalah zuhud yang tertinggi, yaitu bila seseorang dengan sukarela meninggalkan dunia karena ia tahu bahwa dunia ini bukan apa-apa.

"Dengan kata lain dia meninggalkan kesenangan dunia karena adanya pandangan bahwa dunia serta segala kenikmatannya tidak berarti sedikitpun jika dibandingkan dengan kenikmatan akhirat," ujar Deni dalam dialognya bersama RRI Banten.

Ia juga mengajak seluruh umat Islam bisa meraih rasa zuhud di hadapan Allah SWT, dengan menjadikan kehidupan akhirat sebagai tujuan hidup maka menurutnya kehidupan dunia juga akan dipermudah oleh Allah SWT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....